Candaan soal “tembok” mungkin terdengar ringan, tetapi sejarah MotoGP menunjukkan bahwa hal-hal seperti itu sering kali berawal dari situasi yang serupa.
Penutup
Apa yang terjadi di Aprilia saat ini adalah gambaran klasik dalam dunia balap: ketika dua pembalap terbaik berada dalam satu tim, rivalitas hampir tak terhindarkan. Candaan Marco Bezzecchi tentang taktik Valentino Rossi bukan sekadar humor, melainkan refleksi dari tekanan yang mulai terasa.
Dengan performa Jorge Martin yang terus meningkat, persaingan internal ini berpotensi menjadi salah satu cerita paling menarik di MotoGP 2026. Jika tidak dikelola dengan baik, “tembok” yang dulu hanya simbol bisa saja kembali menjadi kenyataan, dalam bentuk yang berbeda.