Kesehatan . 17/04/2026, 16:49 WIB
fin.co.id - Perubahan cuaca yang makin ekstrem belakangan ini bikin banyak orang tumbang. Salah satu penyakit yang sering muncul diam-diam tapi bikin aktivitas terganggu adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal kalau tidak ditangani dengan tepat, dampaknya bisa melebar hingga ke paru-paru.
Kabar baiknya, tidak semua kasus ISPA harus langsung dibawa ke rumah sakit. Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Prof. Tjandra Yoga Aditama, menegaskan bahwa sebagian besar gejala ISPA ringan masih bisa ditangani sendiri di rumah. Namun, tetap ada batas yang perlu diperhatikan agar kondisi tidak makin parah.
ISPA biasanya menyerang saluran napas bagian atas, mulai dari hidung hingga tenggorokan. Gejalanya sering muncul secara bertahap dan kerap dianggap hanya “flu biasa”. Padahal, tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal.
Beberapa tanda yang umum terjadi antara lain:
Gejala ini bisa muncul bersamaan atau satu per satu. Karena terlihat ringan, banyak orang tetap beraktivitas seperti biasa tanpa memberikan tubuh waktu untuk pulih. Di sinilah masalah sering dimulai.
Alih-alih panik, langkah awal yang bisa dilakukan cukup sederhana. Fokus utama dalam penanganan ISPA ringan adalah menjaga kelembapan saluran napas dan membantu tubuh melawan infeksi.
Pertama, istirahat yang cukup jadi kunci utama. Tubuh membutuhkan waktu untuk memperbaiki diri, terutama saat sistem imun sedang bekerja ekstra.
Kedua, perbanyak minum air, terutama air hangat. Cairan membantu menjaga saluran napas tetap lembap dan mengurangi rasa tidak nyaman di tenggorokan. Selain itu, menghirup uap air juga bisa menjadi solusi praktis untuk meredakan gejala. Cara ini membantu mengurangi kekeringan tanpa perlu tambahan obat.
Langkah-langkah sederhana ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya signifikan jika dilakukan secara konsisten.
Banyak orang langsung mengandalkan obat saat gejala muncul. Memang, obat penurun panas dan pereda batuk bisa membantu mengurangi keluhan. Namun, penting untuk memahami batasannya.
Penggunaan obat anti-bakteri atau anti-virus tidak boleh sembarangan. Konsultasi dengan dokter tetap diperlukan sebelum mengonsumsi jenis obat tersebut. Tanpa arahan yang tepat, penggunaan obat justru bisa menimbulkan masalah baru.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id