Anton Fase harus menepi akibat cedera patah jari kaki, sementara tembok pertahanan mereka, Yusaku Yamadera dan Franco Ramos Mingo, terpaksa absen akibat sanksi suspensi.
Hal ini tentu menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh deretan penyerang cepat Bhayangkara seperti Moussa Sidibe dan Privat Mbarga.
Prakiraan Susunan Pemain
-
Bhayangkara FC (4-3-3):
Aqil Savik; Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa; Moises Gaucho, Ryo Matsumura, Wahyu Subo Seto; Moussa Sidibe, Henri Doumbia, Privat Mbarga.
Pelatih: Paul Munster
-
PSIM Yogyakarta (4-3-3):
Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Jop van der Avert, Andy Setyo, Reva Adi Utama; Ze Valente, Donny Warmerdam, Fahreza Sudin; Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Pelatih: Jean Paul van Gastel
Analisis Pertandingan: Celah di Jantung Pertahanan
Secara teknis, hilangnya dua bek asing PSIM (Yamadera dan Mingo) akan menjadi faktor penentu dalam laga ini.
Kehilangan koordinasi di lini belakang adalah "makanan empuk" bagi gaya bermain agresif Paul Munster.
Bhayangkara kemungkinan besar akan menekan sejak menit awal untuk mengeksploitasi duet bek tengah dadakan PSIM.
Meski begitu, keberadaan Ze Valente di lini tengah PSIM tetap memberikan ancaman lewat visi bermainnya.
Baca Juga
Jika Bhayangkara terlalu asyik menyerang dan melupakan transisi bertahan, Deri Corfe atau Nermin Haljeta bisa saja mengejutkan lewat serangan balik cepat.
Kunci bagi Bhayangkara adalah disiplin dalam menjaga kedalaman, sementara bagi PSIM, ini adalah ujian bagi kedalaman skuat mereka di sektor pertahanan.
Prediksi Skor Akhir
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dengan kedua tim saling jual beli serangan.
PSIM Yogyakarta kemungkinan besar tetap mampu mencuri gol mengingat produktivitas mereka yang cukup stabil.
Namun, keunggulan bermain di kandang dan kondisi skuad yang lebih lengkap membuat Bhayangkara FC lebih diunggulkan untuk mengamankan poin penuh.