Vape vs Rokok Konvensional: Sama-Sama Berisiko bagi Kesehatan

fin.co.id - 15/04/2026, 16:44 WIB

Vape vs Rokok Konvensional: Sama-Sama Berisiko bagi Kesehatan

Vape dan rokok konvensional sama-sama berbahaya.

fin.co.id - Isu soal vape vs rokok konvensional kembali ramai dibahas. Banyak orang menganggap rokok elektronik sebagai pilihan “lebih aman”. Namun, fakta dari dunia medis justru berkata sebaliknya.

Guru besar di Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. Faisal Yunus, Ph.D., Sp.P(K), menegaskan bahwa baik vape maupun rokok konvensional tetap membawa risiko kesehatan serius. Artinya, tidak ada yang benar-benar aman di antara keduanya.

Rokok Konvensional: Sumber Ribuan Zat Berbahaya

Rokok konvensional bekerja melalui proses pembakaran. Proses ini menghasilkan ribuan zat kimia berbahaya yang masuk ke dalam tubuh saat dihirup.

Lebih lanjut, zat-zat tersebut mencakup karsinogen kuat yang dapat memicu berbagai penyakit kronis. Risiko yang muncul tidak main-main, mulai dari kanker paru, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), hingga gangguan kardiovaskular.

Dengan kata lain, setiap hisapan rokok konvensional membawa dampak langsung terhadap organ vital, terutama paru-paru dan jantung.

Vape: Tanpa Tar, Tapi Bukan Berarti Aman

Di sisi lain, vape atau rokok elektronik memang tidak melalui proses pembakaran. Perangkat ini memanaskan cairan menjadi aerosol yang kemudian dihirup pengguna.

Sekilas, hal ini terlihat lebih “ringan” karena tidak menghasilkan tar sebanyak rokok biasa. Namun, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa vape lebih aman.

Faisal menjelaskan bahwa aerosol dari vape tetap mengandung nikotin dalam kadar yang sering kali lebih tinggi. Selain itu, terdapat berbagai zat toksik seperti formaldehid, asetaldehid, hingga logam berat.

Zat-zat tersebut berpotensi memicu inflamasi paru, meningkatkan stres oksidatif, serta mengganggu fungsi pembuluh darah. Jadi, meskipun bentuknya berbeda, efek buruknya tetap nyata.

Perbedaan Mekanisme, Risiko Tetap Ada

Perbedaan utama antara vape dan rokok konvensional memang terletak pada cara kerjanya. Namun, perbedaan ini tidak menghilangkan risiko kesehatan.

Sebaliknya, mekanisme yang berbeda hanya mengubah jenis paparan dan dampaknya pada tubuh. Artinya, tubuh tetap menerima zat berbahaya, hanya dalam bentuk yang berbeda.

Hal ini penting dipahami, terutama bagi mereka yang beralih ke vape dengan harapan mengurangi risiko kesehatan. Faktanya, risiko tersebut tetap ada.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern