Ragam . 13/04/2026, 21:28 WIB
Fin.co.id - Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menerjunkan pasukan hijau untuk menanam 1.150 bibit mangrove di kawasan vital Teluk Benoa. Langkah ini bukan sekadar mengejar popularitas, melainkan sebuah misi penyelamatan darurat bagi ekosistem pesisir yang kian terhimpit modernisasi.
Bekerja sama dengan platform LindungiHutan, aksi kolaboratif ini menjadi bukti bahwa institusi keuangan bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga "paru-paru" dunia.
Penanaman ribuan bibit ini ditempatkan di titik-titik krusial yang diprediksi akan menjadi benteng utama pertahanan Bali dari ancaman kenaikan permukaan air laut.
Di tengah deburan ombak Teluk Benoa, Direktur Finance, Strategy and Treasury Bank BSN, Abdul Firman, memberikan pernyataan yang cukup menyentuh nurani para pelaku industri.
Beliau menegaskan tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada laporan laba rugi, melainkan pada warisan yang ditinggalkan untuk anak cucu.
“Setiap bibit mangrove yang kita benamkan ke dalam tanah hari ini bukanlah sekadar simbol. Ini adalah investasi nyata untuk masa depan lingkungan hidup dan keselamatan generasi mendatang yang tidak bisa dinilai dengan uang semata,” ujar Abdul Firman dengan nada penuh keyakinan.
Beliau juga memimpikan bahwa langkah agresif Bank BSN ini akan memicu efek domino bagi korporasi lain di Indonesia.
Dengan target yang jelas, Bank BSN memosisikan diri bukan lagi sebagai penonton perubahan iklim, melainkan sebagai pemain utama yang aktif melakukan mitigasi risiko lingkungan secara berkelanjutan.
Banyak yang bertanya, mengapa mangrove menjadi pilihan utama Bank BSN? Ternyata, tanaman pesisir ini memiliki kemampuan luar biasa yang sering kali disepelekan oleh masyarakat urban.
Berikut adalah alasan mengapa 1.150 bibit ini dianggap sebagai "emas hijau" bagi lingkungan:
1. Tameng Anti-Abrasi: Menjadi perisai alami yang paling ampuh menahan amukan gelombang dan pengikisan tanah pantai.
2. Mesin Penyerap Karbon: Kemampuan mangrove dalam menyerap CO2 jauh lebih efektif dibandingkan hutan daratan biasa, menjadikannya senjata utama melawan pemanasan global.
3. Hotspot Biodiversitas: Menjadi rumah bagi jutaan biota laut yang menjadi tumpuan hidup para nelayan lokal.
4. Booster Ekonomi Lokal: Hutan mangrove yang sehat membuka peluang ekowisata dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat pesisir.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id