Mereka didorong untuk beroperasi melebihi standar yang ditetapkan atau yang sering disebut sebagai praktik "beyond compliance".
Penilaian PROPER pada tahun 2026 ini mencakup berbagai aspek yang sangat komprehensif.
Mulai dari ketaatan dokumen lingkungan yang wajib dipenuhi, pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Lebih jauh lagi, penilaian juga meliputi inovasi sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Terakhir, aspek perlindungan keanekaragaman hayati juga menjadi poin krusial dalam penilaian.
DSLNG berhasil membuktikan bahwa mereka mampu memenuhi semua standar ketat ini.
Pada tahun 2026 ini, DSLNG patut berbangga menjadi bagian dari 243 perusahaan yang berhak menyandang predikat bergengsi PROPER Hijau.
Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi DSLNG.
Mereka kini kokoh berdiri sebagai salah satu pemain kunci di industri energi nasional.
Namun, bukan hanya sebagai pemain yang mengejar profit semata.
Baca Juga
DSLNG membuktikan diri sebagai entitas bisnis yang bertanggung jawab penuh terhadap kelestarian masa depan bumi.
Ini adalah kabar baik bagi kita semua yang menginginkan industri energi yang ramah lingkungan. (*)