Di kubu lawan, pelatih Australia Miles Downie merespons dengan mengandalkan keunggulan fisik dan set-piece.
Nama-nama seperti Ethan De Melo dan Jyden Jacob Harb menjadi ancaman konstan bagi lini pertahanan Indonesia yang digalang Dewa Rizki.
Dominasi dan Penyelamatan Gemilang
Pertandingan diawali dengan inisiatif serangan cepat dari Australia. Penjaga gawang Muhammad Albagir dipaksa bekerja keras sejak menit pertama melalui ancaman Jordan Aaron.
Namun, Indonesia tidak tinggal diam; Dewa Rizki dan Guntur Ariwibowo berulang kali melepaskan spekulasi keras yang merepotkan kiper Australia, Noah Feilich.
Menjelang tiga menit terakhir, tempo permainan semakin meningkat. Indonesia nyaris menambah keunggulan melalui tendangan jarak dekat Imam Anshori.
Tapi bola masih menyamping tipis. Sebaliknya, Australia terus mencari celah di pertahanan berlapis Indonesia hingga akhirnya gol penyeimbang tercipta di sisa satu setengah menit babak pertama.
Pentingnya Status Juara Grup B
Meskipun skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit jeda dibunyikan, perjuangan kedua tim masih sangat panjang di babak kedua.
Posisi puncak klasemen Grup B sangat krusial karena akan menentukan peta kekuatan di semifinal. Tim yang menjadi juara grup kemungkinan besar akan terhindar dari pertemuan dini dengan tuan rumah Thailand yang mendominasi Grup A.
Statistik menunjukkan kedua tim sama-sama belum terkalahkan di grup ini, menjadikan babak kedua diprediksi akan berjalan lebih keras dan penuh drama taktis.