fin.co.id - Hanya tersisa delapan laga menuju akhir musim, kejutan besar Serie A, Como, bersiap menyambangi markas Udinese di Bluenergy Stadium, Senin, 6 April 2026, pukul 17.30 WIB.
Dengan tiket Liga Champions musim depan yang sudah berada dalam jangkauan, klub berjuluk Lariani ini menjelma menjadi ancaman nyata bagi jajaran elit sepak bola Italia.
Pada pekan ini, mereka mengusung ambisi besar untuk meraih kemenangan keenam secara beruntun di liga saat berhadapan dengan Udinese.
Dominasi Fantastis di Tahun 2026
Jeda internasional tidak menyurutkan semangat tim asuhan Cesc Fabregas.
Sebelum libur kompetisi, Como tampil beringas dengan menghajar Pisa lima gol tanpa balas di Stadion Sinigaglia.
Kemenangan tersebut mengukuhkan posisi mereka di peringkat keempat klasemen.
Saat ini, Como unggul tiga poin atas pesaing terdekatnya, Juventus dan Roma. Ambisi klub untuk mencicipi kompetisi kasta tertinggi Eropa pun semakin mendekati kenyataan.
Di bawah arahan tangan dingin Fabregas, Como telah menyapu bersih lima laga terakhir dengan kemenangan, termasuk menumbangkan raksasa seperti Juve dan Roma.
Secara statistik, performa mereka di paruh kedua musim ini setara dengan Inter Milan, di mana kedua klub asal Lombardy tersebut sama-sama mengoleksi 24 poin.
Hebatnya lagi, Como menjadi tim paling subur sekaligus memiliki pertahanan paling rapat selama periode tersebut.
Baca Juga
Kedalaman Skuad dan Ketajaman Lini Serang
Salah satu kekuatan utama Como musim ini adalah variasi pencetak golnya.
Assane Diao, yang turut menyumbang gol saat melawan Pisa, tercatat sebagai pemain ke-16 yang berhasil mencetak gol bagi Como musim ini.
Selain itu, mereka adalah satu-satunya tim di Serie A yang memiliki dua pemain dengan koleksi gol dua digit: Nico Paz dengan 10 gol dan Tasos Douvikas dengan 11 gol.