Legenda yang Pensiun Demi Cinta
Sakamoto Days mengisahkan perjalanan Taro Sakamoto, pembunuh bayaran legendaris yang ditakuti dunia bawah tanah.
Hidupnya berubah 180 derajat setelah ia jatuh cinta pada seorang petugas toko kelontong bernama Aoi.
Sakamoto memutuskan pensiun, menikah, memiliki putri bernama Hana, dan akhirnya bertransformasi menjadi pria paruh baya yang bertubuh subur.
Namun, masa lalu tidak pernah benar-benar mati. Organisasi misterius "X (Slur)" dan pasukan khusus "The Order" mulai mengincar ketenangannya.
Dengan janji "Pantang Membunuh" kepada istrinya, Sakamoto harus melindungi keluarganya menggunakan keahlian assassin tingkat dewa miliknya, meski kini dalam wujud tubuh yang jauh lebih chubby.
Sutradara anime, Masaki Watanabe, serta tim produksi film live-action berkomitmen tinggi untuk menjaga ruh manga aslinya.
Esensi utama dari Sakamoto Days adalah kontras antara kehidupan domestik yang kocak dengan adegan pertarungan yang serba cepat dan kreatif.
"Menjaga perasaan menggetarkan dari adegan aksi adalah inti produksi kami. Kami ingin menggambarkan sosok Sakamoto secara setia—pria berkeluarga sekaligus mantan pembunuh yang menolak untuk membunuh," jelas Watanabe.
Produksi ini melibatkan nama besar seperti CREDEUS, Avex Pictures, dan Toho untuk menjamin kualitas visual kelas dunia. Film ini diadaptasi dari manga populer karya Yuto Suzuki yang terbit di Weekly Shonen Jump.