Banjir Dahsyat Terjang Kenya, Puluhan Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

fin.co.id - 16/03/2026, 09:21 WIB

Banjir Dahsyat Terjang Kenya, Puluhan Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

Banjr di Nairobi. Ilustrasi: DALL·E 3

Warga lain bernama Deenesh Patel mengaku memilih mengungsi ke rumah temannya setelah melihat peringatan cuaca buruk. Ia menilai banjir seperti ini sebenarnya terjadi hampir setiap tahun.

“Curah hujannya memang sangat deras, tetapi masalah utama adalah infrastruktur yang tidak memadai,” ujarnya.

Pemerintah Kirim Bantuan Darurat

Presiden Kenya William Ruto menyatakan pemerintah sedang bekerja untuk membersihkan saluran drainase yang tersumbat dan mempercepat bantuan bagi warga terdampak.

Bantuan darurat berupa makanan, obat-obatan, dan layanan kesehatan mulai disalurkan ke berbagai daerah yang terkena dampak banjir.

Namun sejumlah warga mengatakan mereka belum melihat banyak petugas yang bekerja di wilayah mereka. Sebagian masyarakat bahkan membersihkan puing-puing dan saluran air secara mandiri untuk mempercepat surutnya genangan.

Organisasi kemanusiaan juga telah membuka tempat penampungan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Curah Hujan Ekstrem dan Perubahan Iklim

Banjir yang melanda Kenya tidak hanya dipicu oleh curah hujan tinggi, tetapi juga berkaitan dengan fenomena cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Para peneliti menyebutkan bahwa atmosfer yang semakin hangat membuat udara mampu menampung lebih banyak uap air. Kondisi ini meningkatkan kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas sangat tinggi dalam waktu singkat.

Secara global, suhu rata-rata bumi telah meningkat sekitar 1,1 derajat Celsius sejak era industri. Kenaikan suhu ini meningkatkan risiko cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat memicu banjir.

Peristiwa di Kenya menjadi pengingat bahwa kombinasi antara perubahan iklim dan infrastruktur perkotaan yang tidak memadai dapat memperbesar dampak bencana alam.

Kesimpulan

Banjir besar yang melanda Kenya menunjukkan betapa rentannya kawasan perkotaan terhadap cuaca ekstrem. Curah hujan yang tinggi, sistem drainase yang buruk, serta pembangunan yang tidak terencana memperparah dampak bencana ini.

Puluhan korban jiwa dan ribuan warga yang harus mengungsi menjadi bukti nyata bahwa penanganan banjir memerlukan perencanaan jangka panjang, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga mitigasi perubahan iklim.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID