Pelatih baru Mauricio Dulac kini menghadapi tugas berat untuk mengangkat performa tim.
Sejauh ini, perubahan taktik yang ia terapkan belum mampu memberikan hasil signifikan.
Selain itu, performa kandang juga belum memberikan keuntungan besar.
Bermain di Stadion Pangeran Turki bin Abdulaziz, Al Riyadh hanya meraih dua kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan musim ini.
Al Ittihad Lebih Stabil di Papan Atas
Berbeda dengan tuan rumah, Al Ittihad datang dengan kondisi yang jauh lebih stabil.
Tim asal Jeddah tersebut saat ini berada di peringkat keenam klasemen dengan 42 poin dari 25 pertandingan.
Sepanjang musim, mereka telah mencatat 12 kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Al Ittihad juga cukup produktif dengan mencetak 40 gol serta kebobolan 31 kali.
Meski peluang meraih gelar juara mulai menjauh, Al Ittihad masih memiliki peluang besar untuk finis di posisi tinggi sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi Asia.
Dalam lima pertandingan terakhir, performa mereka juga cukup stabil dengan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Namun pada laga terbaru, Al Ittihad harus mengakui keunggulan rivalnya Al Ahli setelah kalah 1-3. Kekalahan tersebut membuat mereka bertekad segera bangkit pada pertandingan ini.
Baca Juga
Rekor Pertemuan Berpihak pada Al Ittihad
Secara historis, Al Ittihad memiliki catatan yang sangat dominan atas Al Riyadh. Mereka berhasil memenangkan sepuluh pertemuan terakhir antara kedua tim.
Pada pertemuan pertama musim ini, Al Ittihad juga sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1.
Rekor tersebut tentu menjadi modal kepercayaan diri bagi tim tamu saat bertandang ke markas Al Riyadh.