Upaya mendorong penggunaan energi gas sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2025, PGN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berhasil melakukan konversi 200 kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan BBG di berbagai kota di Indonesia.
Program konversi tersebut bertujuan memperluas penggunaan energi gas sekaligus memberikan opsi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat.
Fajriyah menyebut bahwa program Bengkel Keliling CNG tidak hanya fokus pada aspek teknis kendaraan. PGN juga ingin meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penggunaan energi gas yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan ini, PGN berharap masyarakat semakin percaya menggunakan BBG sebagai pilihan energi masa depan.
Teknisi Bersertifikat Siap Pastikan Kendaraan Prima
Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menambahkan bahwa layanan Bengkel Keliling CNG dilengkapi dengan peralatan teknis yang memadai. Selain itu, program ini melibatkan teknisi yang telah tersertifikasi dan berpengalaman dalam menangani sistem kendaraan BBG.
Tim teknisi akan melakukan berbagai pemeriksaan penting, seperti pengecekan instalasi CNG dan analisis kondisi kendaraan. Setelah pemeriksaan selesai, pengguna kendaraan juga akan menerima rekomendasi perawatan yang diperlukan.
Santiaji berharap dukungan peralatan lengkap dan tenaga ahli dapat memastikan kendaraan CNG milik masyarakat tetap berada dalam kondisi prima dan aman untuk perjalanan jarak jauh, khususnya selama periode mudik Lebaran.
Kolaborasi Komunitas Dorong Energi Gas
Ketua Umum Komogas, Andy Lala, menilai kolaborasi antara PGN dan PGN Gagas menjadi langkah penting dalam meningkatkan keselamatan kendaraan BBG di Indonesia.
Baca Juga
Menurutnya, dukungan dari PGN selama ini membantu para pengguna kendaraan BBG mendapatkan pendampingan teknis yang lebih baik.
Andy juga berharap kerja sama ini dapat memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan keandalan kendaraan berbahan bakar gas sekaligus memperluas pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dengan semakin banyaknya kendaraan BBG di jalan raya, kolaborasi antara perusahaan energi dan komunitas pengguna dinilai sangat penting untuk memastikan keselamatan serta keberlanjutan ekosistem energi gas di Indonesia.
Momentum Mudik Jadi Ajang Edukasi Energi Bersih
Program Bengkel Keliling CNG di Cirebon menunjukkan bahwa momentum mudik Lebaran bukan hanya tentang mobilitas masyarakat. PGN juga memanfaatkan momen ini untuk memperkuat edukasi terkait penggunaan energi gas.