Serba Serbi Ramadhan . 09/03/2026, 22:30 WIB
fin.co.id - Momen Ramadan seringkali menjadi jebakan bagi mereka yang sedang berjuang menurunkan berat badan. Bayangkan, setelah seharian menahan lapar, kamu langsung berhadapan dengan gorengan hangat, kolak manis, hingga es sirup yang menggoda. Jika salah langkah, alih-alih tubuh menjadi lebih sehat, angka timbangan justru melonjak drastis pasca Lebaran.
Kabar baiknya, kamu tetap bisa menikmati hidangan lezat saat azan Magrib berkumandang tanpa perlu merasa bersalah. Kuncinya terletak pada pemilihan asupan yang tepat dan pengaturan porsi yang cerdas. Lupakan diet ekstrem yang menyiks, saatnya beralih ke strategi nutrisi yang membuat kenyang lebih lama namun tetap rendah kalori.
Lantas, bagaimana cara mengatur piring makan agar tetap aman bagi lingkar pinggang? Simak panduan praktis berikut ini agar program penurunan berat badan kamu tetap on track selama bulan suci.
Lupakan es sirup dengan gula tambahan yang berlebihan. Mulailah dengan air putih hangat dan dua butir kurma. Kurma mengandung serat alami dan glukosa yang cukup untuk memulihkan energi tanpa memicu lonjakan gula darah yang ekstrem. Serat dalam kurma juga membantu mengirim sinyal kenyang lebih cepat ke otak, sehingga kamu tidak akan kalap saat menyantap hidangan utama.
Ganti nasi putih kamu dengan nasi merah, quinoa, atau ubi jalar. Karbohidrat kompleks memiliki indeks glikemik yang rendah. Artinya, energi dilepaskan secara perlahan, menjaga level gula darah tetap stabil, dan mencegah rasa kantuk yang sering muncul setelah berbuka. Ini adalah trik rahasia menu buka puasa untuk diet yang sering dilewatkan banyak orang.
Protein adalah kunci untuk menjaga massa otot dan meningkatkan metabolisme. Pilihlah dada ayam tanpa kulit, ikan panggang, atau protein nabati seperti tempe dan tahu yang diolah dengan cara dikukus atau dipanggang. Hindari teknik deep frying yang hanya akan menambah kalori kosong dari minyak jenuh.
Agar tidak bosan, kamu bisa mencoba beberapa kombinasi menu berikut yang pastinya menggugah selera namun tetap aman untuk program diet kamu:
Ingatlah prinsip "piring T". Setengah piring berisi sayuran, seperempat protein, dan seperempat karbohidrat. Dengan pembagian ini, kamu tetap bisa makan kenyang tanpa perlu merasa bersalah. Pastikan juga kamu makan secara perlahan. Butuh waktu sekitar 20 menit bagi otak untuk menyadari bahwa lambung sudah penuh.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id