Sport . 03/03/2026, 07:31 WIB
fin.co.id - Konflik bersenjata yang kian memanas di Timur Tengah mulai memukul telak kalender olahraga dunia. Nama-nama besar seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga juara dunia F1 Lewis Hamilton kini menghadapi ketidakpastian jadwal menyusul terganggunya keamanan dan jalur penerbangan internasional.
Gelombang serangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak Sabtu lalu memicu pembatalan massal dan penutupan wilayah udara. Para penyelenggara ajang besar kini berpacu dengan waktu untuk memutuskan apakah agenda prestisius mereka tetap berjalan atau terpaksa ditunda demi keselamatan.
Fokus utama dunia sepak bola saat ini tertuju pada laga Finalissima yang mempertemukan Spanyol (Juara Eropa) dan Argentina (Juara Amerika Selatan). Laga yang dijadwalkan pada 27 Maret mendatang ini menjadi panggung krusial bagi Lionel Messi untuk menambah koleksi trofinya. Namun, UEFA dan CONMEBOL kini berada dalam posisi sulit untuk menentukan kelayakan laga tersebut.
Situasi makin pelik setelah Qatar resmi menangguhkan seluruh aktivitas sepak bola di wilayahnya sejak Minggu. Hal ini berdampak langsung pada rencana laga persahabatan antara Argentina melawan Qatar yang sedianya digelar 31 Maret. "Kami terus memantau dan menilai perkembangan situasi bersama seluruh pihak terkait," tulis pernyataan resmi UEFA.
Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, juga merasakan dampak langsung. Klubnya, Al-Nassr, terdampak gelombang pembatalan di ajang Liga Champions Asia. Sedianya, Al-Nassr dijadwalkan bertanding di Dubai pada Rabu ini, namun ketidakpastian logistik membuat jadwal tersebut menjadi tanda tanya besar.
Di lintasan balap, Formula 1 (F1) juga menghadapi dilema serupa. Balapan di Bahrain dan Arab Saudi dijadwalkan berlangsung bulan depan. Mengingat tim F1 harus mengirimkan kru dan kargo berminggu-minggu sebelumnya, ruang untuk mengambil keputusan makin sempit. FIA menegaskan bahwa prioritas utama mereka saat ini adalah keselamatan dan kesejahteraan seluruh personel.
Ketegangan politik ini juga merembet ke persiapan Piala Dunia 2026. Timnas Iran dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat untuk melakoni laga perdana melawan Selandia Baru pada 16 Juni di California.
Meski pemerintah AS menjanjikan pengecualian larangan perjalanan bagi atlet, Federasi Sepak Bola Iran menunjukkan pesimisme. Presiden Federasi, Mehdi Taj, menyatakan sulit bagi timnya untuk menatap turnamen dengan harapan di tengah situasi perang yang berkecamuk.
Penutupan wilayah udara telah menyebabkan banyak atlet terdampar. Mantan juara US Open, Daniil Medvedev, menjadi salah satu petenis yang tertahan di Dubai. Jika akses penerbangan tidak segera pulih, partisipasinya di turnamen Indian Wells, California, terancam batal.
Kondisi serupa dialami oleh para atlet yang akan berlaga di Paralimpiade Musim Dingin di Italia serta para personel F1 yang harus mencari rute alternatif yang lebih jauh demi menghindari zona konflik saat menuju Grand Prix Australia pekan ini.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id