fin.co.id - Liverpool bertekad menjaga asa lolos ke Liga Champions saat menjamu West Ham United di Anfield pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 22.00 WIB.
Di atas kertas, The Reds lebih diunggulkan, namun situasi klasemen membuat laga ini jauh dari kata mudah.
West Ham datang dengan misi balas dendam setelah kalah 0-2 pada pertemuan sebelumnya di London tiga bulan lalu.
Kali ini, tekanan justru ada di kubu tuan rumah yang sedang berpacu ketat di papan atas.
Liverpool dan Kebiasaan Gol Menit Akhir
Musim ini, Liverpool dikenal sebagai tim yang kerap menciptakan drama di menit akhir. Total 13 gol mereka tercipta pada menit ke-90 atau setelahnya, tujuh di antaranya gol untuk, enam kebobolan. Sembilan gol tersebut bahkan mengubah hasil akhir pertandingan.
Pekan lalu, Alexis Mac Allister menjadi pahlawan lewat gol menit ke-97 saat mengalahkan Nottingham Forest 1-0. Gol tersebut terasa semakin dramatis karena sebelumnya ia sempat melihat golnya dianulir VAR. Kemenangan itu menunjukkan mentalitas pasukan Arne Slot yang tak pernah menyerah.
Namun, jika dibandingkan musim lalu, posisi Liverpool jelas mengalami penurunan. Tahun lalu pada periode yang sama, mereka unggul jauh di puncak klasemen sebelum akhirnya meraih gelar juara. Kini, setelah 27 laga, Liverpool tertahan di peringkat enam, tertinggal tiga poin dari zona empat besar.
Konsistensi Jadi Tantangan di Anfield
Liverpool mencatat dua kemenangan beruntun dengan skor identik 1-0. Mereka mengincar kemenangan ketiga berturut-turut tanpa kebobolan, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada awal era Slot musim lalu.
Secara historis, rekor Liverpool atas West Ham sangat dominan. Dari 19 pertemuan terakhir di liga, mereka hanya sekali kalah, dengan 15 kemenangan dan tiga hasil imbang. Bahkan tujuh dari delapan laga terakhir berhasil dimenangkan The Reds.
Meski demikian, performa kandang Liverpool musim ini belum sepenuhnya meyakinkan, dengan catatan empat kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan.
Baca Juga
West Ham Datang dengan Harapan Baru
West Ham memang masih terancam degradasi, tetapi performa mereka sejak awal tahun menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam enam laga terakhir, mereka meraih 11 poin, jumlah yang sama dengan raihan dari 18 pertandingan sebelumnya.
Hasil imbang melawan Manchester United dan Bournemouth serta kemenangan atas Burnley memberi suntikan moral penting. Saat ini, mereka berada di posisi ke-18, hanya terpaut dua poin dari zona aman.