Ragam . 26/02/2026, 14:27 WIB

Sumatra Menangis dan Kritik Ekologi

Penulis : Sahroni
Editor : Sahroni

Di hadapan lukisan itu, kita tidak hanya melihat seorang anak yang hampir tenggelam. Kita melihat diri kita sendiri yang masih berdiri di tepi pusaran.

Di ruang hening antara kanvas dan doa, kita menyadari: setiap garis banjir di dinding rumah adalah tanda tangan kita sendiri pada kontrak panjang pengkhianatan terhadap bumi yang mempercayai kita.

Kita masih memiliki waktu untuk memilih.

Ramadhan datang sebagai kesempatan.

Apakah tangan yang terangkat itu benar-benar akan menjadi tangan terakhir.

Ataukah kita memilih menjadi tangan yang menjawab sebelum pusaran itu membesar dan menelan sejarah kita sendiri.

-000-

Ratusan esai Denny JA soal filsafat hidup, political economy, sastra, agama dan spiritualitas, minyak dan energi, politik demokrasi, sejarah, positive psychology, catatan perjalanan, review buku, film dan lagu, bisa dilihat di FaceBook Denny JA’s World

[https://www.facebook.com/share/1KQdZK7B2M/?mibextid=wwXIfru](https://www.facebook.com/share/1KQdZK7B2M/?mibextid=wwXIfru)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id