Jangan Biarkan Perut Kaget! Ini 9 Makanan Terbaik untuk Berbuka Puasa Menurut Ahli Gizi

fin.co.id - 26/02/2026, 07:58 WIB

Jangan Biarkan Perut Kaget! Ini 9 Makanan Terbaik untuk Berbuka Puasa Menurut Ahli Gizi

Jangan asal kenyang! Simak 9 jenis makanan terbaik untuk berbuka puasa menurut ahli gizi agar pencernaan tetap sehat dan energi cepat pulih.Foto:Unsplash@Ahmet Koç

fin.co.id - Momen berbuka puasa sering kali menjadi ajang "balas dendam" dengan menyantap segala jenis hidangan. Padahal, saat berpuasa, sistem pencernaan sedang beristirahat total. Memasukkan makanan secara tiba-tiba dalam jumlah besar atau jenis yang salah bisa memicu kram perut, kembung, hingga diare.

Para ahli gizi menekankan pentingnya memilih asupan yang menghidrasi, mudah dicerna, serta rendah lemak dan serat pada saat membatalkan puasa. Berikut adalah daftar 9 makanan terbaik yang sangat direkomendasikan untuk mengawali waktu berbuka agar tubuh tetap bugar dan pencernaan aman.

1. Sup atau Kaldu Sayuran Halus

Sup berbahan dasar kaldu sayuran merupakan pilihan utama karena sifatnya yang menghidrasi dan sangat ringan di lambung. Sayuran seperti wortel, labu, atau zucchini yang dimasak hingga empuk lalu dihaluskan akan memberikan nutrisi instan tanpa memaksa usus bekerja keras. Hindari penggunaan krim kental agar perut tidak terasa begah.

2. Semangka Segar

Semangka mengandung kadar air yang sangat tinggi dan elektrolit alami yang mampu menghidrasi tubuh dengan cepat. Karbohidrat sederhana di dalamnya juga sangat mudah diserap tubuh untuk mengembalikan energi yang hilang. Selain semangka, melon atau blewah bisa menjadi alternatif yang menyegarkan.

3. Sayuran Kukus

Proses mengukus membantu mempertahankan nutrisi sekaligus melembutkan tekstur sayuran. Jenis sayuran bertepung seperti kentang dan wortel sangat baik karena menyediakan karbohidrat untuk mengisi ulang tingkat energi tanpa membebani sistem metabolisme.

4. Pisang Matang

Pisang merupakan sumber kalium yang luar biasa untuk mendukung hidrasi. Pastikan memilih pisang yang sudah benar-benar matang. Pada tahap ini, pati dalam buah telah pecah menjadi gula sederhana sehingga lebih ramah bagi lambung yang baru saja kosong belasan jam.

5. Smoothie Buah Sederhana

Jika ingin minuman yang lebih bervariasi, smoothie adalah solusinya. Cukup campurkan buah dengan air kelapa atau susu rendah lemak. Air kelapa sangat efektif mengisi kembali elektrolit. Namun, hindari mencampur bahan berat seperti protein bubuk atau oat secara berlebihan di awal waktu berbuka.

6. Protein Hewani Rendah Lemak

Tubuh tetap membutuhkan protein untuk perbaikan sel. Pilihan terbaik jatuh pada protein yang struktur molekulnya mudah dipecah, seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, atau telur. Jenis protein ini jauh lebih aman bagi perut dibandingkan daging merah yang berlemak tinggi.

7. Protein Nabati Ringan

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID