Internasional . 23/02/2026, 09:45 WIB

Sembilan Pemain Ski Tewas dalam Longsor Mematikan di Sierra Nevada

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Tragedi memilukan terjadi di kawasan pegunungan Sierra Nevada, California, ketika sembilan pemain ski dinyatakan tewas setelah tertimbun longsor besar di area pedalaman dekat Lake Tahoe. Korban terakhir ditemukan lima hari setelah bencana yang disebut sebagai salah satu longsor paling mematikan dalam sejarah modern California.

Pihak berwenang Nevada County mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah berhasil ditemukan di kawasan Castle Peak, dekat Soda Springs. Operasi pencarian berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem, dengan badai salju dan angin kencang yang memperlambat proses evakuasi.

Sheriff Nevada County, Shannan Moon, dalam konferensi pers menyampaikan rasa duka mendalam. Ia mengatakan, “Meski kami berharap bisa menyelamatkan semuanya, kami bersyukur dapat membawa mereka pulang.” Pernyataan itu menggambarkan beratnya situasi yang dihadapi tim penyelamat selama operasi berlangsung.

Longsor Seluas Lapangan Sepak Bola

Longsor yang terjadi disebut membentang seluas lapangan sepak bola Amerika. Material salju setinggi sekitar 2,4 meter disertai angin hingga 90 mil per jam menerjang rombongan pemain ski yang sedang dalam perjalanan kembali dari tur ski pedalaman selama tiga hari.

Kelompok tersebut terdiri dari 15 orang, termasuk pemandu profesional. Enam orang berhasil diselamatkan pada hari-hari awal setelah bencana, sementara sembilan lainnya tertimbun dan tidak selamat.

Pihak berwenang menjelaskan bahwa kondisi white-out atau jarak pandang nol akibat badai salju membuat pencarian menjadi sangat berbahaya. Risiko longsor susulan juga terus mengintai. Helikopter tidak dapat digunakan selama beberapa hari karena angin kencang. Setelah cuaca mereda, tim penyelamat menggunakan helikopter untuk menjatuhkan air ke area rawan guna meminimalkan potensi longsor tambahan sebelum tim darat kembali melakukan pencarian.

Detik-Detik Kepanikan di Tengah Badai

Menurut keterangan pejabat setempat kepada mitra media BBC di Amerika Serikat, para anggota rombongan yang selamat sempat berusaha menggali korban yang tertimbun. Mereka memasuki kondisi yang digambarkan sebagai “mode panik” untuk menemukan rekan dan pasangan mereka di bawah timbunan salju.

Tiga korban sempat berhasil dikeluarkan dari timbunan, namun nyawa mereka tidak dapat diselamatkan. Upaya pencarian berikutnya sangat bergantung pada keahlian tim penyelamat dan ahli longsor yang menilai stabilitas lereng.

Korban yang meninggal terdiri dari sekelompok sahabat dekat, dua saudari, serta tiga pemandu gunung profesional. Komunitas lokal di sekitar Soda Springs dan wilayah sekitarnya berduka atas kehilangan tersebut.

Dugaan Kelalaian Masih Diselidiki

Kantor Sheriff Nevada County menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian kriminal terkait insiden tersebut. Meski demikian, belum ada kesimpulan resmi yang diumumkan.

Longsor di wilayah pegunungan barat Amerika Serikat bukanlah fenomena baru. Namun, skala dan jumlah korban dalam peristiwa ini menjadikannya salah satu yang paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir di California. Area pedalaman seperti Castle Peak memang populer di kalangan penggemar ski ekstrem, terutama mereka yang mencari pengalaman di luar jalur resmi resor.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id