Nasional . 15/02/2026, 07:43 WIB
fin.co.id – Kabar mengejutkan datang dari otoritas kebencanaan nasional. Sosok yang selama ini menjadi wajah terdepan dalam analisis gempa dan tsunami, Daryono, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Pengunduran diri mendadak ini ia sampaikan melalui permohonan resmi kepada pimpinan BMKG pada Jumat 13 Februari 2026 malam.
Pria berusia 54 tahun tersebut memilih mengambil jalur pensiun dini meski batas usia jabatan struktural eselon II sebenarnya masih menyisakan waktu enam tahun lagi. Daryono mengungkapkan bahwa faktor kesehatan mata menjadi alasan utama di balik keputusan besarnya tersebut.
"Saya saat ini sedang mengalami gangguan mata yang disebut distrofi kornea. Kondisinya sedang dalam perawatan dan penanganan medis sehingga saya harus cuti dinas, lalu lanjut pensiun dini," ungkap Daryono ketika memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (14/2/2026).
Meskipun surat pengunduran diri sudah ia ajukan, Daryono tetap menjalankan tugas sebagai pegawai BMKG hingga 1 Mei mendatang. Sementara itu, posisi Direktur Gempabumi dan Tsunami kini diisi oleh Rahmat Triyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Bagi masyarakat pengguna media sosial, Daryono populer karena kecepatannya dalam memberikan analisis ilmiah setiap kali terjadi getaran gempa di pelosok negeri. Meski sudah menanggalkan atribut jabatan mentereng di BMKG, sang seismolog menegaskan bahwa komitmennya terhadap keselamatan publik tidak akan pernah surut.
Ia berjanji tetap aktif sebagai edukator publik di bidang kebencanaan secara mandiri. Menurutnya, tinggal di wilayah Ring of Fire membuat Indonesia memiliki konsekuensi tinggi terhadap gempa dan tsunami, sehingga edukasi keilmuan menjadi tanggung jawab moral yang ia emban seumur hidup.
Lahir di Semarang pada 21 Februari 1971, Daryono merupakan alumnus Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG) tahun 1993. Karier akademisnya tergolong cemerlang dengan gelar sarjana dari Universitas Indonesia, magister dari Universitas Udayana, hingga meraih gelar Doktor Ilmu Geografi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2006.
Perjalanan profesionalnya di BMKG berawal dari staf teknis di wilayah Denpasar sebelum akhirnya meniti karier sebagai peneliti geofisika. Sebelum menjabat sebagai Direktur pada 2022, ia telah menduduki berbagai posisi strategis seperti Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami serta Kepala Bidang Informasi Gempabumi. Kepergiannya dari struktur organisasi BMKG tentu menjadi kehilangan besar bagi dunia mitigasi bencana Indonesia.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id