fin.co.id - Program Mudik Gratis Bersama BUMN kembali digelar pada 2026. Badan Pengaturan BUMN berkolaborasi dengan BPI Danantara menghadirkan fasilitas perjalanan mudik bagi masyarakat ke berbagai daerah di Tanah Air.
Kegiatan tahunan ini melibatkan hampir seluruh perusahaan induk BUMN beserta anak usahanya. Beragam moda transportasi disiapkan, mulai dari angkutan darat, kereta api, hingga kapal laut, guna memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah.
Dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis 12 Februari 2026, disebutkan bahwa program ini akan memberangkatkan lebih dari 100 ribu orang menuju berbagai kabupaten dan kota tujuan di seluruh Indonesia.
Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata menjelaskan, fasilitas transportasi yang disediakan telah memenuhi standar keselamatan perjalanan. Moda yang digunakan mencakup bus, kapal laut, dan rangkaian kereta api.
"Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan," ujar Tedi.
Secara rinci, lebih dari 64 ribu peserta akan diberangkatkan menggunakan sekitar 1.400 unit bus. Sementara itu, hampir 33 ribu pemudik akan menempuh perjalanan dengan 99 rangkaian kereta api, dan lebih dari 5.000 orang lainnya diberangkatkan menggunakan 42 unit kapal laut.
Untuk moda bus, seremoni pelepasan atau flag off dijadwalkan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.
Tedi menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat kenaikan jumlah peserta sekaligus perluasan jangkauan wilayah dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor antar-BUMN yang semakin solid, terutama dalam hal koordinasi layanan transportasi dan penguatan aspek keselamatan perjalanan.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan peran BUMN sebagai agen pembangunan dan penyedia layanan publik yang berupaya memberi dampak langsung kepada masyarakat, khususnya pada momen mudik Lebaran.
Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara Rohan Hafas menyampaikan bahwa dukungan terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen BUMN untuk menghadirkan manfaat sosial, tidak semata berorientasi pada kinerja bisnis.
Baca Juga
"Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan, melalui pelayanan publik yang lebih dekat, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat," kata Rohan.
Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026 Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal penyediaan sarana transportasi, melainkan juga bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keselamatan pemudik.
"Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat," ujar Awaluddin.
Pada pelaksanaan tahun 2026, sistem pendataan peserta telah terintegrasi lintas BUMN serta Kementerian Perhubungan. Integrasi ini dilakukan untuk menjamin validitas data sekaligus mencegah adanya pendaftaran ganda.
Setiap calon peserta wajib menggunakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai syarat pendaftaran. Dengan skema satu data NIK, setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform penyelenggara.