Awas Macet! 1.060 Personel Kawal Demo Guru Madrasah di DPR RI, Hindari Jalur Gatot Subroto Hari Ini

fin.co.id - 11/02/2026, 12:38 WIB

Awas Macet! 1.060 Personel Kawal Demo Guru Madrasah di DPR RI, Hindari Jalur Gatot Subroto Hari Ini

Sebanyak 1.060 personel gabungan kawal demo Persatuan Guru Madrasah (PGM) di DPR RI hari ini.Foto:IG@tmcpoldametrojaya

fin.co.id - Aparat kepolisian mengerahkan ribuan personel pengamanan menyusul adanya aksi penyampaian pendapat oleh Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu 11 Februari 2026. Massa diperkirakan mulai memadati kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, sejak pukul 09.00 WIB untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, menyatakan bahwa sebanyak 1.060 personel gabungan bersiaga di lokasi. Pengerahan kekuatan ini bertujuan untuk melayani masyarakat sekaligus menjamin hak konstitusional para guru dalam menyampaikan pendapat secara damai.

"Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita. Personel di lapangan tidak membekali diri dengan senjata api dan wajib mengedepankan sikap humanis, persuasif, serta profesional," tegas Reynold dalam keterangan resminya.

Imbauan Tertib dan Hindari Provokasi

Kepolisian meminta para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Massa dilarang melakukan tindakan anarkis, seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum. Selain itu, peserta aksi juga tidak diperbolehkan menutup akses jalan umum secara total.

Reynold juga mengingatkan masyarakat di sekitar kawasan Senayan agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi. Kerja sama semua pihak sangat perlu agar aksi tersebut berjalan kondusif tanpa mengganggu stabilitas keamanan ibu kota.

Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Polda Metro Jaya melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya mengimbau para pengguna jalan untuk menghindari kawasan Jalan Gatot Subroto dan area Gedung DPR/MPR RI guna menghindari kemacetan panjang.

Sebagai langkah antisipasi, polisi telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Pengendara yang datang dari arah timur menuju barat disarankan mencari rute alternatif. Salah satu skema yang disiapkan adalah pengalihan arus lalu lintas melalui Jalan Bendungan Hilir bagi kendaraan yang akan mengarah ke kawasan Slipi atau Tomang.

"Penutupan jalan sangat bergantung pada eskalasi massa di lapangan. Kami menyarankan pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas dan mencari jalur alternatif sejak dini," tulis TMC Polda Metro Jaya.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas agar perjalanan tetap lancar di tengah agenda penyampaian pendapat ini.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID