Sport . 05/02/2026, 02:15 WIB
fin.co.id - Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mengusung misi besar saat menyambangi markas Manchester City dalam laga leg kedua semifinal Piala Liga Inggris 2025/2026. Howe menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil menyerang total di Stadion Etihad pada Kamis (5/2) dini hari WIB demi mengejar ketertinggalan agregat.
The Magpies saat ini berada dalam posisi terjepit setelah menelan kekalahan 0-2 pada pertemuan pertama di St James' Park. Meski menghadapi tembok tebal, Howe menegaskan bahwa menyerah bukanlah pilihan bagi skuadnya. Ia menuntut keberanian dari para pemain untuk memberikan tekanan sejak menit awal pertandingan.
"Yang pertama, tentu saja kami harus mencoba untuk memenangkan pertandingan. Kami harus menunjukkan disiplin yang tinggi namun tetap aktif menyerang. Mari kita lihat nanti apakah kami mampu merealisasikannya di lapangan," ujar Howe mengutip laman resmi klub, Rabu (4/2).
Juru taktik berusia 48 tahun tersebut mengakui bahwa perjuangan Newcastle kali ini akan sangat berat. Bermain di Stadion Etihad merupakan salah satu tantangan paling menakutkan bagi tim manapun di dunia saat ini. Manchester City terkenal memiliki rekor kandang yang nyaris sempurna, apalagi mereka tampil di depan pendukung sendiri dengan modal keunggulan dua gol.
Howe menyadari bahwa City memiliki kemampuan untuk mendikte permainan lewat penguasaan bola yang dominan. Namun, ia menekankan bahwa Newcastle tidak memiliki pilihan lain selain mencetak gol balasan secepat mungkin. Jika hanya bertahan, Newcastle justru akan membiarkan City semakin leluasa membangun serangan dan mengakhiri perlawanan mereka lebih awal.
"Mengalahkan City di Etihad adalah salah satu tantangan terberat dalam sepak bola. Namun, kami berada di posisi yang mengharuskan kami mencetak gol. Kami harus mencari cara untuk membongkar pertahanan mereka," tambah Howe.
Sebagai bahan bakar motivasi, Howe meminta para pemainnya untuk mengingat kembali performa gemilang mereka di kompetisi Eropa. Ia merujuk pada keberhasilan Newcastle menahan imbang raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), dengan skor 2-2 di Paris pada laga terakhir fase liga Liga Champions musim ini.
Kala itu, Newcastle mampu meredam gempuran peraih treble winner musim lalu tersebut dan bahkan menciptakan banyak peluang berbahaya. Pola permainan agresif dan serangan balik yang efektif saat melawan PSG menjadi standar minimum yang Howe inginkan pada laga kontra City dini hari nanti.
"Saat berhadapan dengan Paris, kami menunjukkan penampilan yang sangat tangguh. Kami berhasil melesakkan dua gol dan menciptakan beberapa peluang emas di markas lawan. Semangat itulah yang harus kami bawa ke Manchester," tegasnya.
Sayangnya, ambisi Newcastle untuk melakukan comeback terhalang oleh kondisi kebugaran pemain. Howe mengonfirmasi bahwa timnya kehilangan beberapa pilar penting dalam laga krusial ini. Gelandang jangkar andalan mereka, Bruno Guimaraes, masih berjuang pulih dari cedera. Meski sempat mendapatkan menit bermain pada akhir pekan lalu, kondisi fisiknya belum mencapai level optimal untuk intensitas semifinal.
Selain Guimaraes, gelandang muda Lewis Miley juga dipastikan masih menepi. Kehilangan dua sosok di lini tengah ini tentu menjadi kerugian besar bagi Newcastle dalam upaya mereka memutus aliran bola City yang dikomandoi Kevin De Bruyne atau Rodri. Howe harus memutar otak untuk meramu komposisi lini tengah yang mampu mengimbangi kreativitas tuan rumah.
Newcastle United memiliki motivasi tambahan karena mereka berstatus sebagai juara bertahan. Musim 2024/2025 menjadi momen bersejarah saat mereka berhasil mengangkat trofi Piala Liga Inggris. Kegagalan di babak ini akan memupus harapan mereka untuk mencatatkan back-to-back gelar juara.
Motivasi kian berlipat karena lawan yang sudah menunggu di partai final adalah Arsenal. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut sudah lebih dulu memastikan satu tiket ke final setelah menyingkirkan Chelsea di semifinal lainnya. Jika mampu membalikkan keadaan melawan City, Newcastle akan menyuguhkan laga final ideal melawan The Gunners.
Laga ini diprediksi akan berjalan sangat sengit. Man City mungkin akan bermain lebih tenang, sementara Newcastle akan tampil meledak-ledak sejak peluit pertama berbunyi. Pertarungan taktik antara Pep Guardiola dan Eddie Howe di pinggir lapangan akan menjadi penentu siapa yang layak melaju ke Stadion Wembley.
Pertandingan Manchester City vs Newcastle United bisa kalian saksikan melalui platform streaming vidio com.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id