Kementerian PU menyoroti pentingnya kelancaran distribusi hasil pertanian dan logistik nasional.
Oleh karena itu, bidang jalan dan jembatan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp45,62 triliun.
Fokusnya adalah pembukaan akses dan peningkatan kualitas jaringan transportasi.
Program pembangunan jalan baru sepanjang 158 km akan membuka akses vital ke kawasan produksi dan wilayah terpencil.
Di sisi lain, peningkatan kapasitas dan preservasi jalan sepanjang 1.571 km akan memperlancar arus barang.
Hal ini diharapkan dapat menekan biaya logistik secara signifikan.
Tak hanya jalan, jembatan juga menjadi prioritas.
Pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 2,2 km, preservasi jembatan sepanjang 93,8 km, serta penggantian jembatan sepanjang 2,1 km akan menjamin konektivitas yang aman dan andal.
Kehadiran 105 unit jembatan gantung akan sangat membantu membuka isolasi wilayah perdesaan.
Kementerian PU juga berencana membangun flyover dan underpass sepanjang 262 meter.
Baca Juga
Pembangunan jalan tol sepanjang 35,72 km pun akan terus dilanjutkan.
Preservasi rutin jalan nasional sepanjang 46.000 km dan jembatan 472 km tetap menjadi agenda penting.
Penanganan jalan daerah melalui pembangunan dan preservasi jalan 50 km serta jembatan 305 meter juga tak terlewatkan.
Peningkatan konektivitas ini diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian dan meningkatkan daya saing seluruh wilayah.