Liverpool sepenuhnya menyadari risiko ini. Namun klub menilai bahwa data performa, karakter kepemimpinan Jacquet, serta latar belakangnya sebagai kapten di level junior tim nasional Prancis menjadi indikator kuat bahwa ia memiliki mentalitas yang dibutuhkan untuk sukses.
Jacquet sendiri pernah mengatakan bahwa dirinya adalah pemain yang tenang dan fokus, meski terkadang terlihat santai di lapangan. Pernyataan tersebut sejalan dengan gaya bermain yang Liverpool cari untuk bek modern: tidak panik, berani menguasai bola, dan mampu memulai serangan dari lini belakang.
Harapan dan Tekanan di Anfield
Ketika Jeremy Jacquet resmi tiba di Anfield nanti, ekspektasi besar sudah menantinya. Label harga Rp1,3 triliun akan selalu menjadi pembanding dalam setiap penampilannya. Namun Liverpool berharap lingkungan klub, dukungan suporter, serta keberadaan pemain senior di ruang ganti dapat membantu proses adaptasi sang bek.
Bagi Liverpool, transfer ini bukan soal hasil instan, melainkan investasi masa depan. Jika Jacquet berkembang sesuai rencana, nilai Rp1,3 triliun tersebut bisa menjadi keputusan visioner yang memperkuat lini belakang klub selama bertahun-tahun. Namun jika tidak, transfer ini akan selalu dikenang sebagai salah satu taruhan terbesar Liverpool di era modern.
Referensi:
Why are Liverpool spending £60m on Rennes centre-back? – BBC Sport
French football analysis on Jeremy Jacquet – ESPN Julien Laurens
Ligue 1 defensive statistics season review – BBC Sport