Sport . 03/02/2026, 12:11 WIB
fin.co.id - Karim Benzema resmi melanjutkan kariernya di Liga Pro Arab Saudi dengan bergabung ke Al Hilal, setelah meninggalkan rival domestik Al Ittihad. Kepindahan ini langsung mengundang perhatian luas karena melibatkan salah satu penyerang paling berpengaruh dalam dua dekade terakhir, sekaligus mempertebal rivalitas antarklub elite Saudi. Pada usia 38 tahun, Benzema masih dipandang sebagai figur kunci yang mampu mengubah arah persaingan, terutama dalam perburuan gelar liga.
Benzema sebelumnya datang ke Arab Saudi pada musim panas 2023 setelah mengakhiri era panjangnya bersama Real Madrid. Di Al Ittihad, ia menandatangani kontrak tiga tahun dan dipercaya menjadi kapten tim. Namun, dinamika internal klub, ekspektasi tinggi, serta tuntutan kompetitif membuat perjalanannya tidak selalu mulus. Kini, dengan seragam Al Hilal, Benzema memulai babak baru yang sarat ambisi dan sorotan.
Selama membela Al Ittihad, Benzema mencatatkan kontribusi signifikan. Ia mencetak 54 gol dalam 83 penampilan di semua kompetisi, sebuah catatan yang menegaskan bahwa ketajamannya belum sepenuhnya pudar. Perannya sebagai kapten menempatkannya di pusat ruang ganti, namun juga membuatnya berada di bawah tekanan untuk membawa klub bersaing secara konsisten di level tertinggi.
Situasi menjadi semakin kompleks ketika Benzema secara terbuka mengkritik kebijakan transfer klub pada April 2024. Dalam sebuah pernyataan yang banyak dikutip, ia menyampaikan bahwa dirinya “membutuhkan pemain lain” untuk menjaga daya saing tim. Pernyataan tersebut mencerminkan ketidakpuasan yang kemudian menjadi bagian dari narasi panjang mengenai hubungannya dengan manajemen. Meski Al Ittihad sempat meraih gelar Liga Pro Saudi pada musim 2024–25, performa tim pada musim berikutnya menurun, tertahan di papan tengah klasemen.
Bergabungnya Benzema ke Al Hilal dipandang sebagai langkah strategis klub untuk memperkuat dominasi. Al Hilal saat ini berada di jalur terdepan dalam persaingan liga, unggul poin dari para pesaingnya dan masih menyimpan satu pertandingan tunda. Skuad mereka telah diisi nama-nama besar dengan pengalaman Eropa, seperti Ruben Neves, Darwin Núñez, dan Yassine Bounou.
Kehadiran Benzema memberi dimensi baru pada lini depan Al Hilal. Ia bukan sekadar pencetak gol, melainkan juga pengatur tempo serangan dan pemimpin di momen krusial. Pengalaman memenangkan Liga Champions dan Ballon d’Or menjadikannya figur yang terbiasa menghadapi tekanan pertandingan besar, sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam laga penentuan gelar.
Transfer ini juga mempertegas intensitas rivalitas antarklub yang berada di bawah naungan Dana Investasi Publik Arab Saudi. Sejak 2023, Al Hilal, Al Ittihad, Al Nassr, dan Al Ahli menjadi pusat proyek besar pengembangan sepak bola nasional. Perpindahan pemain bintang di antara klub-klub tersebut bukan hanya soal teknis, tetapi juga simbol perebutan pengaruh dan prestise.
Benzema, yang sempat ditunjuk sebagai duta Arab Saudi dalam upaya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, kini kembali menjadi wajah penting proyek tersebut. Kepindahannya ke Al Hilal menunjukkan bahwa liga ini tidak hanya menarik pemain Eropa dengan kontrak besar, tetapi juga mampu mempertahankan kompetisi internal yang dinamis dan penuh intrik.
Secara langsung, Al Hilal mendapatkan keuntungan signifikan. Dengan Benzema di lini depan, variasi serangan meningkat dan opsi taktis semakin kaya. Bagi lawan, kehadirannya memaksa perubahan pendekatan bertahan, membuka ruang bagi pemain lain untuk berkontribusi.
Di sisi lain, Al Ittihad harus menata ulang strategi tanpa figur sentral yang selama ini menjadi tumpuan. Kehilangan kapten dan pencetak gol utama jelas bukan perkara ringan, terutama di tengah musim ketika konsistensi sangat dibutuhkan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id