SUNGGUH TERLALU! Lifter Olimpiade Indonesia Nurul Akmal Cuma Dapat Status PPPK Paruh Waktu, Publik Murka!

fin.co.id - 02/02/2026, 19:15 WIB

SUNGGUH TERLALU! Lifter Olimpiade Indonesia Nurul Akmal Cuma Dapat Status PPPK Paruh Waktu, Publik Murka!

Lifter Nurul Akmal

fin.co.id - Ini kabar yang bikin seluruh Indonesia tercengang! Nurul Akmal, atlet angkat besi kebanggaan bangsa yang dua kali berjuang di panggung Olimpiade, ternyata cuma dapat status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Sontak, kabar ini langsung viral dan bikin publik murka, mempertanyakan betapa minimnya apresiasi pemerintah untuk atlet berprestasi.

Ringkasan:

  • Nurul Akmal, lifter Olimpiade Indonesia, mendapat status PPPK Paruh Waktu.
  • Publik dan sesama atlet menyuarakan kekecewaan dan kemarahan atas apresiasi yang minim.
  • Kemenpora sedang bernegosiasi dengan Kemenpan RB terkait status kepegawaian Nurul Akmal.

PPPK Paruh Waktu Untuk Sang Juara: Sebuah Kekecewaan yang Mendalam

Bayangkan saja, seorang atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, bahkan sudah dua kali tampil di Olimpiade, justru hanya diberikan status kepegawaian yang terkesan setengah-setengah. Nurul Akmal, yang akrab disapa Amel, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, ia mencurahkan isi hatinya setelah resmi dilantik.

Meskipun ia tetap menyatakan rasa syukurnya, tersirat kepedihan yang begitu mendalam. Bagaimana tidak, ia telah menyumbangkan deretan prestasi kelas dunia untuk Merah Putih. Kabar ini sontak membuat publik heboh. Rasanya sulit dipercaya, atlet putri pertama Indonesia yang berhasil menembus kelas berat di Olimpiade malah diperlakukan bak pekerja paruh waktu.

Dukungan dari rekan sesama atlet nasional pun tak henti-hentinya mengalir. Nama-nama seperti Desak Made Rita dan Odekta Naibaho langsung membanjiri kolom komentar unggahan Amel. Mereka ikut merasakan kekecewaan yang dirasakan sang lifter.

"Tetap bersyukur walaupun P3K PW [Paruh Waktu]," tulis Nurul Akmal dalam curhatannya yang menyayat hati. "Padahal dua kali Olimpiade, dua kali SEA Games, dua kali Asian Games, tiga kali emas PON, dan lain-lainnya. Yang tahu sudah paham lah ya." Pernyataan ini jelas menggambarkan betapa besar kontribusi Amel bagi olahraga Indonesia, namun apresiasinya justru terasa kurang.

Kemenpora Bergerak: Menagih Kepastian Status ke Kemenpan RB

Melihat kegaduhan dan sorotan publik yang kian membesar, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tak tinggal diam. Sekretaris Kemenpora RI, Gunawan Suswantoro, memastikan bahwa pihaknya segera bertindak. Ia mengungkapkan bahwa Kemenpora sedang dalam tahap negosiasi intensif dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Gunawan memberikan sinyal kuat bahwa nasib Nurul Akmal untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sepenuhnya berada di tangan Kemenpan RB. Ini karena, jelasnya, urusan terkait formasi kepegawaian dan seluruh mekanisme birokrasi merupakan kewenangan mutlak kementerian tersebut. Kemenpora hanya bisa mengupayakan lobi dan negosiasi.

"Kami sedang komunikasi dengan Menpan RB," jelas Gunawan di Jakarta pada Senin, 2 Januari 2026. "Karena formasinya masih disusun di sana. Coba tanya ke sana. Barangkali ada prioritas di sana. Mekanismenya dari sana dulu." Pernyataannya ini menunjukkan bahwa bola kini berada di kaki Kemenpan RB untuk memberikan solusi terbaik bagi Nurul Akmal.

Prestasi Gemilang Nurul Akmal: Bukti Nyata Kontribusi untuk Negeri

Penting untuk kita ingat kembali, betapa menterengnya karier Nurul Akmal. Ia bukan sekadar atlet biasa. Selain prestasinya yang sudah dua kali menembus Olimpiade, baik di Tokyo 2020 maupun Paris 2024, daftar panjang prestasinya terus berlanjut.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID