News . 25/01/2026, 21:53 WIB

Longsor Cisarua Bandung Barat: 25 Kantong Jenazah Diserahkan ke DVI, Ini Daftar Identitas Korban

Penulis : Gatot Wahyu
Editor : Admin

fin.co.id – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus melanjutkan upaya evakuasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga hari kedua pencarian, tim telah menyerahkan total 25 kantong jenazah kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengatakan bahwa operasi pencarian pada Minggu dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung, terutama hujan deras. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan fokus pada sekitar 65 korban yang masih tertimbun material longsor.

“Pencarian kami hentikan sementara karena hujan deras. Hingga sore ini, total 25 kantong jenazah telah kami serahkan ke tim DVI Polri,” ujar Ade Dian di Bandung, Minggu.

Ade menjelaskan, pencarian hari kedua difokuskan pada area yang sebelumnya terdeteksi adanya korban, berdasarkan hasil koordinasi antara tim SAR gabungan dan informasi dari masyarakat sekitar.

“Sebagian besar penemuan berada di sektor A dan B, khususnya di titik A1, A2, dan B1. Informasi warga sangat membantu kami menentukan area pencarian prioritas,” jelasnya.

11 Jenazah Berhasil Diidentifikasi

Sementara itu, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 11 jenazah. Dari jumlah tersebut, 10 jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, sementara satu korban diidentifikasi melalui potongan tubuh berupa tangan.

Korban yang telah teridentifikasi yakni:

  1. Suryana (57)
  2. Jajang Tarta (35)
  3. Dadang Apung (60)
  4. Nining (40)
  5. Nurhayati (42)
  6. Lina Lismayanti (43)
  7. A.I. Sumarni (35)
  8. Koswara (40)
  9. Koswara (26)
  10. Ayu Yuniarti (31)
  11. Satu korban lainnya, M. Kori (30), berhasil diidentifikasi melalui potongan tubuh.

Ade Dian mengungkapkan bahwa longsor susulan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proses evakuasi hari ini. Retakan di mahkota longsor sempat memicu pergerakan tanah tambahan.

“Tadi terjadi longsor susulan sehingga pencarian sempat dihentikan sekitar 30 menit, berdasarkan kajian lapangan pukul 10.30 WIB. Operasi kembali dilanjutkan pada pukul 11.00 WIB,” katanya.

Untuk mempercepat proses pencarian korban, tim SAR akan menambah jumlah alat berat yang dikerahkan ke lokasi bencana. Jika hari ini digunakan tiga unit, maka pada pencarian berikutnya total akan menjadi enam alat berat.

“Kami juga akan menambah titik pencarian di area yang sulit dijangkau serta menggunakan alat deteksi tambahan,” jelas Ade.

Ia menegaskan, koordinasi dengan tim DVI akan terus dilakukan agar setiap jenazah yang ditemukan dapat segera diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami tetap fokus meski banyak kendala, terutama faktor cuaca. Evaluasi lokasi pencarian terus kami lakukan agar proses berjalan aman dan efektif,” pungkasnya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id