Operasi SAR Segera Tuntas: 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tangis Haru Pecah di Posko Pangkep

fin.co.id - 23/01/2026, 12:15 WIB

Operasi SAR Segera Tuntas: 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tangis Haru Pecah di Posko Pangkep

Tim SAR berhasil menemukan 10 korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan menangis.Foto:TangkapanLayarIG@Basarnas

fin.co.id -Suasana haru menyelimuti Posko Operasi SAR di Desa Tompobulu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Jumat 23 Januari 2026 pagi. Tim SAR gabungan secara resmi mengonfirmasi penemuan korban terakhir dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT.

Dengan ditemukannya korban ke-10 ini, seluruh awak dan penumpang yang terdaftar dalam manifes kini telah berhasil ditemukan.

Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, menjelaskan bahwa proses penemuan berlangsung secara bertahap sejak pagi hari. Tim di lapangan melaporkan penemuan "Paket 9" pada pukul 08.33 WITA, disusul penemuan "Paket 10" oleh Tim Elang bersama tim gabungan pada pukul 09.16 WITA.

Penemuan di Medan Ekstrem Jurang Terjal

Penemuan korban terakhir ini berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya enam korban sebelumnya. Namun, kondisi medan yang berupa jurang curam menyerupai aliran air baku menjadi tantangan tersendiri bagi tim evakuasi.

"Posisi korban berada di satu areal dengan temuan kemarin, tetapi berada di jurang yang menjadi aliran air jika hujan turun. Hal ini membutuhkan teknik evakuasi khusus untuk mengangkat korban ke titik penjemputan," ujar Kolonel Dody.

Hingga hari ketujuh ini, dua dari lima kantong jenazah yang ditemukan sebelumnya telah berhasil diterbangkan menuju Lanud Sultan Hasanuddin. Sementara itu, tim di lapangan masih berupaya mendekatkan sisa paket jenazah lainnya ke titik penjemputan helikopter.

Tangis Haru dan Sujud Syukur Petugas

Kabar lengkapnya penemuan seluruh korban memicu emosi mendalam bagi personel yang bertugas di darat. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, tampak tidak kuasa menahan air mata dan langsung melakukan sujud syukur di posko saat menerima laporan dari lapangan.

"Pada pukul 09.16 WITA korban terakhir ditemukan. Saat ini proses evakuasi sedang berjalan," ungkap Andi Sultan dengan suara terbata-bata sembari mengusap air matanya.

Tangisan tersebut menjadi representasi kelegaan luar biasa setelah tim bertaruh nyawa menyisir hutan dan tebing Gunung Bulusaraung selama sepekan penuh.

Penutupan Operasi SAR

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, mengonfirmasi bahwa secara kuantitas, 10 kantong jenazah kini telah terpenuhi. Pesawat yang dicarter oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini membawa tujuh awak dan tiga penumpang saat hilang kontak dalam rute Yogyakarta-Makassar pada Sabtu pekan lalu.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif Anwar, menambahkan bahwa meski proses identifikasi akhir ada di tangan tim DVI, lengkapnya jumlah korban ini menjadi syarat utama penutupan Operasi SAR.

"Jika seluruh korban sudah lengkap sebanyak sepuluh, maka Operasi SAR akan segera ditutup," tegas Arif.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID