ALAMAK! Tanggul Kali Angke Jebol, Ratusan Rumah di Pinang Griya Tangerang Terendam Banjir Hingga 1 Meter

fin.co.id - 23/01/2026, 18:55 WIB

ALAMAK! Tanggul Kali Angke Jebol, Ratusan Rumah di Pinang Griya Tangerang Terendam Banjir Hingga 1 Meter

Banjir yang melanda wilayah Pinang Griya akibat tanggul Kali Angke jebol - Candra Pratama -

fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari Kota Tangerang pagi ini! Jumat, 23 Januari 2026, menjadi hari yang mencekam bagi warga Perumahan Pinang Griya, Kecamatan Pinang. Sebuah bencana banjir bandang tak terduga menerjang kawasan ini setelah tanggul Kali Angke mendadak jebol. Ratusan rumah warga seketika tenggelam, menciptakan kepanikan luar biasa dan melumpuhkan akses jalan lingkungan.

Ringkasan :

  • Tanggul Kali Angke di Perumahan Pinang Griya, Tangerang, jebol pada Jumat pagi (23/1/2026).
  • Jebolnya tanggul menyebabkan banjir dahsyat dengan ketinggian air mencapai 1 meter, merendam ratusan rumah warga.
  • BPBD Kota Tangerang segera mengerahkan tim evakuasi dan peralatan ke lokasi bencana, serta memetakan wilayah rawan banjir lainnya.

Detik-Detik Mengerikan Tanggul Kali Angke Longsor

Kondisi banjir di Pinang Griya memburuk dengan cepat sejak pagi tadi. Ketinggian air kini bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai level mengkhawatirkan, yaitu 1 meter. Jebolnya tanggul di sisi belakang permukiman membuat air sungai langsung menyerbu masuk tanpa hambatan ke area pemukiman warga. Situasi ini sungguh menegangkan, mengingat betapa cepatnya air meluap.

Kesaksian mencekam datang dari salah satu warga, Ahmad Rizqon. Ia menceritakan bahwa peristiwa mengerikan ini berawal dari tembok salah satu rumah warga yang ternyata juga berfungsi sebagai pembatas sungai. Tembok inilah yang menjadi titik krusial jebolnya tanggul Kali Angke.

"Jadi ada satu rumah yang temboknya itu jadi tanggul Kali Angke jebol. Jebolnya tadi sekitar pukul 06.15 WIB," ujar Rizqon dengan nada bergetar saat memberikan keterangan pada Jumat, 23 Januari 2026.

Rizqon yang rumahnya berdekatan dengan titik jebol tanggul, segera mengambil keputusan cepat untuk mengungsi bersama keluarganya. Ia menyadari bahaya yang mengancam mengingat debit air yang terus meningkat. Saat ini, ia dan keluarga sudah berada di tempat yang lebih aman, namun kekhawatiran tetap menyelimutinya.

"Saya yang rumahnya enggak terlalu jauh dari tanggul jebol itu sudah mengungsi ke rumah keluarga. Tinggi air di wilayah saya itu perkiraan sudah di 60 sentimeter dan terus naik," ungkap Rizqon penuh kecemasan.

Respons Cepat BPBD Tangerang untuk Atasi Bencana

Menyadari tingkat urgensi situasi, Pemerintah Kota Tangerang bertindak sigap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang segera bergerak menurunkan tim evakuasi lengkap dengan segala perlengkapan yang dibutuhkan ke lokasi terdampak banjir di Pinang Griya. Langkah cepat ini sangat krusial untuk menyelamatkan warga dan mengurangi kerugian.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, memberikan penegasan penting. Ia menyatakan bahwa fokus penanganan banjir tidak hanya terbatas pada satu titik terdampak. Tim BPBD telah melakukan pemetaan terhadap beberapa wilayah lain yang juga berpotensi rawan dan membutuhkan bantuan darurat segera.

"Kami sudah sebar personel dan sarana prasarana di 3 titik utama yaitu Kecamatan Periuk, Angke, dan Karang Tengah," tutup Mahdiar dalam keterangannya, menunjukkan cakupan penanganan yang luas.

Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD masih bekerja keras di lapangan, membantu warga yang mungkin masih terjebak di dalam rumah mereka. Bagi Anda yang berdomisili di sekitar aliran Kali Angke, sangat penting untuk segera mengamankan barang-barang berharga. Jangan tunda lagi, segera bergerak menuju posko pengungsian terdekat jika ketinggian air terus menunjukkan tren kenaikan. Keselamatan adalah prioritas utama! - Candra Pratama/Disway

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID