News . 23/01/2026, 18:12 WIB

7 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR Dievakuasi Tim SAR

Penulis : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

fin.co.id - Proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di kawasan pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, terus dilakukan. Pada Jumat (23/1), Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tujuh paket kantong korban dari lokasi kejadian untuk selanjutnya menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan keberhasilan evakuasi hari ini sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang relatif mendukung serta kesiapan armada udara yang dikerahkan.

“Alhamdulillah, cuaca memungkinkan evakuasi dilakukan melalui jalur udara. Operasi ini berjalan lancar berkat kemampuan pesawat yang digunakan serta profesionalisme seluruh kru yang terlibat,” ujar Syafii di Makassar.

Tujuh paket kantong korban tersebut terdiri atas enam kantong jenazah dan satu kantong berisi bagian tubuh korban. Seluruhnya diterbangkan menuju Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin sebelum dibawa menggunakan tujuh unit ambulans ke Posko DVI Biddokes Polda Sulawesi Selatan di Jalan Kumala, Makassar, untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Syafii menjelaskan, satuan pencarian dan penyelamatan udara (SRU udara) berhasil mengevakuasi tujuh paket dalam satu hari dengan koordinasi ketat antarunsur dan pengawasan langsung pimpinan operasi guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan terkendali.

Dalam operasi tersebut, Panglima Komando Operasi TNI AU II bersama Kepala Basarnas turut berada di dalam helikopter Caracal TNI AU untuk memantau langsung jalannya evakuasi.

Sementara itu, Kapolda Sulsel juga ikut melakukan pemantauan melalui helikopter Bell 429, dengan dukungan tambahan dari helikopter Basarnas Dauphin HR 3601.

Helikopter Caracal TNI AU melaksanakan tiga kali sorti penerbangan, masing-masing mengevakuasi dua paket pada sorti pertama dan kedua, serta satu paket pada sorti ketiga.

Adapun helikopter Dauphin Basarnas melakukan dua sorti tambahan, masing-masing membawa satu paket korban.

Dengan penyerahan tujuh paket terbaru ini, total paket korban yang telah diserahkan kepada tim DVI mencapai 11 paket, terdiri atas 10 kantong jenazah dan satu kantong berisi bagian tubuh korban.

Hingga saat ini, tiga korban telah berhasil diidentifikasi, sementara tujuh korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Pesawat ATR 42-500 PK-THT tersebut mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Bulusaraung pada Sabtu (17/1/2026). Pesawat membawa 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id