Ia membuka peluang ITS dan kampus lain di Indonesia mengembangkan program studi yang lebih spesifik terkait pembangkit nuklir di masa depan.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi, dan regulator, termasuk perwakilan BAPETEN. Seperti Prof. Dr. Eng. Rony Seto Wibowo, S.T., M.T., IPU dari ITS, Ir. Heru Sriwidodo, M.M., IPU selaku konsultan dan trainer, Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir BAPETEN Haendra Subekti, S.T., M.T., serta Dosen dan Peneliti Teknik Nuklir Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksa, S.T., DEA, IPU.
Sosialisasi serupa direncanakan berlanjut ke berbagai daerah, termasuk komunitas masyarakat dan pesantren, guna memperluas diskursus publik terkait energi nuklir di Indonesia.