Ahmad Yani Resmi Jadi Dirut PGE, Pertamina Perkuat Strategi Energi Panas Bumi

fin.co.id - 20/01/2026, 21:35 WIB

Ahmad Yani Resmi Jadi Dirut PGE, Pertamina Perkuat Strategi Energi Panas Bumi

Ahmad Yani ditunjuk sebagai Direktur Utama PGE menggantikan Julfi Hadi, memperkuat tata kelola dan akselerasi energi hijau Indonesia.

Selanjutnya, untuk susunan Direksi:

Jabatan Direktur Utama kini diemban oleh Ahmad Yani.

Posisi Direktur Eksplorasi dan Pengembangan tetap dipercayakan kepada Edwil Suzandi.

Direktur Operasi kini dijabat oleh Andi Joko Nugroho.

Dan posisi Direktur Keuangan diisi oleh Yurizki Rio.

Susunan ini mencerminkan upaya PGE untuk memperkuat tim kepemimpinannya dengan talenta yang tepat guna mendorong pertumbuhan bisnis.

PGE, Raksasa Energi Panas Bumi Indonesia

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), yang terdaftar di bursa saham dengan kode emiten PGEO, merupakan bagian integral dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero). Perusahaan ini memiliki peran sentral dalam eksplorasi, eksploitasi, dan produksi energi panas bumi.

Saat ini, PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang yang sangat besar, yaitu 1.932 MW. Angka ini mencakup 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE.

Sebanyak 1.205 MW lainnya dikelola melalui skema Kontrak Operasi Bersama, menunjukkan jangkauan operasional PGE yang luas dan kolaboratif.

Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE memberikan kontribusi yang luar biasa, mencapai sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di seluruh Indonesia. Ini menegaskan dominasi PGE dalam pemanfaatan sumber energi bersih ini.

Tak hanya itu, kontribusi PGE dalam pelestarian lingkungan juga sangat signifikan. Potensi pengurangan emisi CO2 dari operasional PGE diperkirakan mencapai sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.

Visi Energi Hijau dan Net Zero Emission

Sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia (world class green energy company), PGE memiliki visi ambisius untuk menciptakan nilai tambah dengan memaksimalkan potensi panas bumi secara end-to-end, termasuk pengembangan produk turunannya.

Lebih dari itu, PGE aktif berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global. Upaya ini merupakan bagian krusial dari upaya Indonesia mencapai target net zero emission pada tahun 2060.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID