"Secara keseluruhan, total volume lalin tercatat 199.267 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 10,3% dari total volume lalin normal," ujar Tyas.
"Khusus di Segmen Kartasura-Prambanan, kenaikan mencapai 41% karena tingginya minat masyarakat menuju Yogyakarta," tambahnya.
Ini membuktikan Yogyakarta tetap menjadi magnet utama bagi para pelancong, bahkan di tengah meningkatnya opsi destinasi lain.
Sumatera dan Sulawesi Ikut Ramai, Bali Tetap Stabil
Bukan hanya di Jawa, geliat perjalanan liburan juga terasa kencang di wilayah lain.
Di Sumatera Utara, Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi menyaksikan lonjakan hampir 30% kendaraan yang masuk dari arah Bandara Internasional Kualanamu.
Tren serupa terlihat di Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera).
Ruas tol ini mencatat lebih dari 88 ribu kendaraan melintas, dengan kepadatan tertinggi di Gerbang Tol Amplas.
Bergeser ke Sulawesi, Ruas Tol Manado-Bitung juga mencatatkan pertumbuhan volume kendaraan yang mengesankan sebesar 17,4%.
Bahkan di Kalimantan, Tol Balikpapan-Samarinda menunjukkan kenaikan 8,2%, menandakan antusiasme masyarakat di sana untuk memanfaatkan libur panjang.
Sementara itu, Pulau Dewata Bali tidak mau ketinggalan.
Baca Juga
Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara) tercatat dilalui 58.550 kendaraan.
Meskipun peningkatannya cenderung stabil di angka 5,2%, kepadatan di gerbang tol utama menuju kawasan wisata diprediksi akan terus meningkat seiring puncak libur panjang.
Hal ini menegaskan bahwa Bali tetap menjadi destinasi favorit sepanjang masa.