Ke depan, GLU dan APERTI BUMN menyiapkan skema kolaborasi riset yang lebih komprehensif, mulai dari pendanaan bersama (matching fund), pertukaran peneliti dan pelatihan, pemanfaatan fasilitas laboratorium, hingga pengabdian masyarakat berbasis hasil riset.
Tak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, hasil penelitian juga diarahkan ke tahap pra-komersialisasi dan komersialisasi untuk mempercepat hilirisasi inovasi.
“Ambisinya jelas, menjadikan kolaborasi perguruan tinggi lintas negara sebagai motor solusi energi berkelanjutan dan transformasi digital di kawasan ASEAN,” katanya.
Direktur Eksekutif APERTI BUMN, Nadia Paramita memastikan, program kerjasama APERTI BUMN dengan GLU Malaysia itu akan segera diimplementtasikan dan dimonitorin secara berkala sehingga target-target kolaboborasi internasional antarkampus dapat terwujud dengan baik.