Bahkan, potensi kepadatan lalu lintas, termasuk pada puncak arus balik tanggal 4 Januari 2026, berhasil dikelola dengan lebih lancar berkat informasi real-time dari Travoy.
"Tingginya tingkat pemanfaatan ini membantu pengguna memperoleh informasi lalu lintas secara mandiri, sehingga potensi kepadatan, termasuk pada puncak arus balik 4 Januari 2026, dapat dikelola dengan lebih baik dan lancar," ujar Rivan A. Purwantono, penuh optimisme.
Keberhasilan gemilang ini menjadi modal besar bagi Jasa Marga.
Mereka kini semakin terdorong untuk terus mengampanyekan penggunaan aplikasi Travoy secara lebih luas, terutama menyambut Lebaran 2026.
Pendekatan edukatif dan partisipatif menjadi senjata utama mereka untuk menarik lebih banyak masyarakat.
Rivan berharap, dengan peluncuran fitur-fitur terbaru ini, masyarakat akan semakin terbiasa menggunakan Travoy sebagai pendamping setia saat melintasi jalan tol.
"Melalui aplikasi Travoy dengan pengenalan fitur-fitur terbaru ini, kami mendorong masyarakat untuk semakin memanfaatkan aplikasi sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol.
Harapannya, pada periode Lebaran mendatang, utilisasi aplikasi ini semakin optimal sehingga mampu menjawab kebutuhan pengguna akan informasi yang cepat, tepat, akurat, serta terintegrasi secara efektif dan efisien," tambah Rivan.
Fitur Unggulan Travoy: Lebih dari Sekadar Informasi
Jasa Marga benar-benar merombak total aplikasi Travoy.
Kali ini, Travoy hadir dengan serangkaian fitur utama yang dirancang untuk memberikan kemudahan ekstra bagi para penggunanya.
Baca Juga
Pertama, ada fitur CCTV real-time yang kini lebih pintar dan sangat mudah diakses.
Anda bisa memantau kondisi lalu lintas secara langsung dari berbagai titik.
Selanjutnya, Travoy Go, yang merupakan rebranding dari Let It Flo, siap mempermudah transaksi Anda di gerbang tol.
Kemudian, jangan lewatkan fitur Digital Receipt untuk menyimpan histori transaksi Anda di gerbang tol, jadi tidak perlu lagi pusing mencari struk.