fin.co.id - Fenomena mudik dan liburan akhir tahun benar-benar tidak terbendung lagi! Jasa Marga mencatat lonjakan volume lalu lintas yang luar biasa di berbagai ruas tol strategis luar Pulau Jawa hingga H+1 Natal 2025. Jika Anda merasa jalanan semakin padat, data terbaru membuktikannya: jutaan kendaraan kini tengah memadati aspal jalan tol di seluruh Nusantara.
Berdasarkan data resmi dari Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT), total ada 1.825.990 kendaraan yang melintas sepanjang periode 18 hingga 26 Desember 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 7,49% jika kita bandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya menyentuh 1.698.806 kendaraan. Peningkatan ini menjadi sinyal kuat bahwa antusiasme masyarakat untuk berlibur dan pulang kampung pada momen Nataru 2025/2026 ini sangat tinggi.
Strategi Jasa Marga Hadapi Lonjakan Penumpang
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mau kecolongan. Manajemen telah menyiapkan berbagai langkah strategis demi menjamin kelancaran, keamanan, serta kenyamanan para pengguna jalan selama musim libur panjang ini.
Rivan menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan operasional yang maksimal. Fokus utama mereka tertuju pada ruas-ruas tol yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata populer. Jasa Marga sudah memastikan kesiapan seluruh aspek, mulai dari kesiapsiagaan sumber daya manusia hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memantau pergerakan kendaraan secara real-time.
“Kami pastikan mobilitas nasional tetap aman dan lancar dengan dukungan teknologi dan tim yang sigap di lapangan,” ujar Rivan dalam keterangan resminya. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi Anda yang tengah merencanakan perjalanan jauh agar tetap merasa tenang di perjalanan.
Solo-Yogyakarta Jadi Primadona, Kenaikan Tembus 72%
Kejutan terbesar datang dari Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, khususnya pada Segmen Kartasura-Prambanan. Ruas ini mendadak jadi jalur "panas" yang paling banyak diminati pelancong. Data menunjukkan sebanyak 203.360 kendaraan melintasi jalur ini, sebuah lonjakan drastis sebesar 72,2% dari volume normal yang biasanya hanya 118.070 kendaraan.
Lebih gila lagi, pergerakan menuju Yogyakarta melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan tercatat mencapai 118.112 kendaraan. Angka tersebut meroket hingga 97,02% dibandingkan hari biasa. Sementara itu, arus kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta juga tidak kalah ramai, dengan total 101.689 kendaraan atau naik hampir 70%.
Update Kondisi Tol Kalimantan dan Sulawesi
Tidak hanya di Jawa, euforia liburan juga terasa kuat di Kalimantan dan Sulawesi. Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) mencatatkan pertumbuhan lalu lintas yang signifikan. Sebanyak 144.849 kendaraan melintas di tol pertama Pulau Kalimantan ini, melonjak 47% dari angka normal.
Bergeser ke Sulawesi Utara, Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit) juga menunjukkan tren serupa. Tercatat ada 76.320 kendaraan yang melintas, alias naik 31,5% dibanding hari-hari biasa. Peningkatan ini membuktikan bahwa konektivitas jalan tol semakin krusial dalam mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia saat musim libur tiba.
Arus Bandara Kualanamu di Sumatera Utara Terus Padat
Di wilayah barat, Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) juga tidak mau ketinggalan. Total kendaraan yang melintas mencapai 151.369 unit, meningkat 13,2% dari volume lalin normal. Daya tarik utama di ruas ini adalah akses menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Baca Juga
GT Kualanamu mencatat 49.903 kendaraan yang masuk dari arah bandara, naik 25,29%. Sebaliknya, ada 53.802 kendaraan yang menuju bandara melalui gerbang yang sama, meningkat 19,62%. Data ini mengonfirmasi bahwa moda transportasi udara dan darat saling terintegrasi erat selama puncak arus mudik Natal ini.