Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Meroket 45 Persen: Jalur Pekanbaru-Kampar Meledak, Jangan Sampai Anda Terjebak!

fin.co.id - 26/12/2025, 16:59 WIB

Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Meroket 45 Persen: Jalur Pekanbaru-Kampar Meledak, Jangan Sampai Anda Terjebak!

GT Palembang

fin.co.id - Segera atur ulang jadwal perjalanan Anda jika tidak ingin terjebak dalam kepadatan luar biasa di tanah Sumatera! Data terbaru dari PT Hutama Karya (Persero) menunjukkan lonjakan trafik yang sangat signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tepat pada Hari Raya Natal, 25 Desember 2025. Mobilitas masyarakat yang haus akan liburan akhir tahun membuat volume kendaraan di jalur bebas hambatan ini meningkat drastis hingga menyentuh angka kumulatif 130.585 unit kendaraan dalam sehari.

Kenaikan ini mencapai 45,80% jika kita bandingkan dengan trafik normal harian. Hutama Karya terus memantau pergerakan ini demi memastikan Anda tetap bisa berkendara dengan aman dan nyaman. Namun, dengan angka pertumbuhan sebesar itu, potensi antrean di gerbang tol maupun rest area menjadi sangat nyata. Anda perlu ekstra waspada dan mempersiapkan segala sesuatunya sebelum memutuskan untuk tancap gas di jalur lintas Sumatera ini.

Rekor Gila di Riau: Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Tumbuh 109 Persen!

Salah satu fakta paling mengejutkan datang dari Bumi Lancang Kuning. Ruas Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar mencatatkan rekor pertumbuhan trafik paling ekstrem. Kendaraan yang melintasi jalur ini mencapai 9.237 unit, atau meroket sebesar 109,46% dari kondisi normal. Lonjakan lebih dari dua kali lipat ini membuktikan bahwa masyarakat sangat antusias memanfaatkan konektivitas baru untuk menuju destinasi wisata di perbatasan Riau dan Sumatera Barat.

Kondisi serupa juga terlihat di Aceh, di mana Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) mencatatkan kenaikan sebesar 91,24% dengan total 5,743 kendaraan. Bahkan, ruas Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino) ikut menyumbang angka pertumbuhan yang fantastis sebesar 81,71%. Jika Anda berada di wilayah-wilayah ini, pastikan Anda tidak berangkat di jam-jam puncak untuk menghindari penumpukan kendaraan yang melelahkan.

Pantauan Ruas Utama: Terpeka hingga Palembang Tetap Menjadi Primadona

Jalur utama yang menghubungkan Lampung menuju Sumatera Selatan juga tidak luput dari serbuan pemudik Nataru 2025/2026. Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) mencatat sebanyak 17.099 kendaraan melintas, naik 28,03%. Sementara itu, Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) diserbu 18.444 kendaraan, yang berarti meningkat 44,98% dari trafik biasanya.

Di wilayah Sumatera Utara, konektivitas menuju Danau Toba dan sekitarnya juga sangat padat. Ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) mencatat trafik sebanyak 28.201 kendaraan, naik 44,61%. Tingginya arus kendaraan di ruas-ruas ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan jalan tol untuk mempersingkat waktu tempuh menuju lokasi liburan keluarga di penghujung tahun.

Operasional Fungsional: Alternatif Baru di Jalur Sumatera

Hutama Karya juga memberikan solusi melalui pengoperasian ruas tol fungsional untuk mengurai kepadatan. Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) yang baru dibuka secara fungsional sejak awal Desember 2025 telah melayani 2.111 kendaraan. Selain itu, Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) yang baru beroperasi fungsional per 20 Desember 2025 juga sudah dilewati oleh 3.165 kendaraan.

Namun, ada catatan penting bagi Anda yang menuju Sumatera Barat. Tol Padang – Sicincin justru mencatat penurunan trafik sebesar 26,33% dengan hanya 1.623 kendaraan. Hal ini terjadi akibat terputusnya konektivitas utama dari arah Padang menuju Bukittinggi. Bagi Anda yang berencana ke arah sana, sangat disarankan untuk terus memantau informasi terkini mengenai kondisi jalur akses di luar tol agar perjalanan Anda tidak terhenti di tengah jalan.

Tips Aman Libur Nataru: Cek Saldo E-Toll dan Kondisi Fisik Sekarang!

Agar perjalanan Anda di Jalan Tol Trans Sumatera tetap menjadi momen yang indah, Hutama Karya memberikan wanti-wanti keras. Pastikan kondisi fisik Anda benar-benar prima sebelum memegang kemudi. Jika rasa kantuk menyerang, jangan sekali-kali memaksakan diri. Segera menepi dan manfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat sejenak. Keselamatan adalah hal utama yang tidak bisa ditawar.

Selain itu, aspek teknis seperti kondisi mesin kendaraan dan kecukupan saldo kartu uang elektronik menjadi wajib. Jangan sampai Anda menjadi penyebab antrean di gerbang tol karena saldo e-toll yang tidak mencukupi. Pastikan saldo Anda terisi lebih dari cukup untuk perjalanan jauh lintas provinsi. Dengan persiapan yang matang, kita semua SETUJU untuk selamat sampai tujuan dan menikmati konektivitas Sumatera yang kini terasa semakin dekat di tangan kita. (*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID