Ragam . 23/12/2025, 21:40 WIB
fin.co.id - Pemerintah dan Jasa Marga baru saja memberikan peringatan serius bagi Anda yang berencana mudik atau berlibur di akhir tahun ini. PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi memamerkan kesiapan teknologi tempurnya untuk menghadapi ledakan mobilitas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Jika Anda tidak ingin terjebak dalam kemacetan panjang yang melelahkan, sebaiknya simak strategi rahasia mereka saat ini juga!
Kesiapan infrastruktur digital ini terungkap saat rombongan elit negara melakukan kunjungan kerja ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Bekasi pada Senin, 22 Desember 2025. Hadir dalam acara tersebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, hingga Kepala Basarnas Mohammad Syafii. Mereka memantau langsung bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) akan mengatur arus lalu lintas Anda agar tetap mengalir lancar.
Pusat kendali JMTC beroperasi nonstop 24 jam untuk menjadi benteng pertahanan utama melawan kemacetan. Jasa Marga tidak main-main dalam mengintegrasikan sistem pemantauan. Bayangkan saja, ada lebih dari 3.000 unit CCTV yang tersebar di seluruh ruas jalan tol. Hebatnya lagi, kamera-kamera ini memiliki kemampuan analitik berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bisa mendeteksi masalah secara otomatis.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa JMTC adalah tulang punggung kendali operasi perusahaan. "Integrasi data lalu lintas, transaksi, dan kondisi lapangan secara real-time memungkinkan langkah antisipatif," ujarnya. Artinya, sebelum macet benar-benar mengular, petugas sudah bisa mengambil tindakan rekayasa lalu lintas dengan cepat. Inilah solusi cerdas yang diharapkan mampu memangkas waktu tempuh Anda di perjalanan nanti.
Selain CCTV bertenaga AI, Jasa Marga juga mengandalkan sistem Weigh In Motion (WIM). Teknologi ini mampu mendeteksi kendaraan yang melebihi muatan atau Over Dimension Over Load (ODOL) saat mobil masih melaju. Ada juga fitur traffic counting yang menghitung rasio kepadatan kendaraan (V/C ratio). Data-data ini menjadi dasar bagi pihak kepolisian dan pengelola tol untuk memutuskan kapan harus memberlakukan sistem one way atau contra flow secara akurat.
Jasa Marga telah menyiapkan pemantauan digital interaktif di lokasi-lokasi strategis yang biasanya menjadi "sarang" kemacetan. Fokus utama pengawasan berada di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, GT Cikampek Utama (Cikatama), serta GT Prambanan. Petugas di JMTC bisa berkomunikasi langsung dengan personel lapangan melalui monitor interaktif untuk koordinasi cepat.
Kesiapan ini mencakup pergerakan unit patroli, ambulans, derek, hingga posko lapangan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan bahwa peninjauan ini demi menjamin perjalanan masyarakat yang aman dan nyaman. Beliau juga mengingatkan kita semua untuk rajin mengecek prakiraan cuaca dan saluran informasi resmi sebelum memutar kunci kontak mobil.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menambahkan detail penting lainnya terkait keamanan. Pihak kepolisian telah mengintensifkan penggunaan drone dan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk pengawasan menyeluruh. Bahkan, jalur alternatif di wilayah yang rawan banjir atau genangan sudah dipetakan dengan rapi. Langkah mitigasi ini sangat vital mengingat puncak Nataru seringkali bertepatan dengan musim hujan yang ekstrem.
Jangan berangkat dengan modal nekat. Jasa Marga mengimbau Anda untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi laik jalan dan jangan memaksakan diri jika cuaca sedang ekstrem. Solusi paling praktis bagi pengguna jalan tol saat ini adalah mengunduh aplikasi Travoy.
Aplikasi Travoy bukan sekadar hiasan di ponsel. Fitur-fiturnya sangat membantu, mulai dari pantauan CCTV real-time, pengecekan tarif tol, hingga resi transaksi digital. Anda bahkan bisa mendapatkan informasi fasilitas di rest area terdekat. Jika butuh bantuan darurat, segera hubungi One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id