Ragam . 23/12/2025, 21:32 WIB
fin.co.id - Siapkan diri Anda, gelombang mudik Natal 2025 sudah benar-benar dimulai! Jangan sampai Anda terjebak di tengah kemacetan panjang tanpa persiapan. Memasuki H-3 libur Natal, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melaporkan lonjakan volume lalu lintas yang signifikan di berbagai titik gerbang tol utama. Ribuan kendaraan mulai memadati jalur keluar Jabodetabek menuju arah Bandara Soetta, Merak, hingga Puncak.
Kondisi ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk merayakan akhir tahun bersama keluarga. Satgas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 kini bekerja ekstra keras mengoptimalkan layanan di lapangan. Jika Anda berencana berangkat hari ini, pastikan Anda menyimak data terbaru agar perjalanan Anda tidak berubah menjadi drama di jalan tol.
Data terbaru mencatat sebanyak 201.959 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabodetabek. Angka ini naik tajam sebesar 9,39% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya berada di angka 183.750 kendaraan. Lonjakan ini tersebar di empat gerbang tol (GT) utama yang menjadi pintu keluar masyarakat menuju destinasi liburan.
Gerbang Tol Cengkareng yang mengarah ke Bandara Internasional Soekarno Hatta mencatat kenaikan sebesar 8,98% dengan total 82.859 kendaraan. Sementara itu, GT Benda Utama yang menuju arah Tangerang juga mengalami kenaikan 9,25%. Anda yang ingin menuju Merak melalui GT Cikupa harus bersiap, karena ada 51.778 kendaraan yang melintas atau naik 7,70% dari biasanya.
Bagi Anda pecinta hawa dingin, waspadalah! Kawasan Puncak tetap menjadi magnet utama. GT Ciawi 1 mencatat kenaikan volume kendaraan yang paling mencolok di wilayah Jabodetabek, yakni mencapai 12,81%. Sebanyak 38.387 kendaraan terpantau mengarah ke Puncak, jauh di atas angka normal 34.029 kendaraan. Prediksi kemacetan di jalur ini tentu menjadi perhatian utama bagi para pelancong lokal.
Bukan hanya keluar Jakarta, arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat juga menunjukkan tren peningkatan yang masif. Total sebanyak 138.382 kendaraan tercatat melintasi jalan tol ruas Padaleunyi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya. Angka ini meroket 12,62% dibandingkan volume transaksi normal sebesar 122.872 kendaraan.
GT Cileunyi menjadi salah satu titik tersibuk bagi mereka yang menuju wilayah Rancaekek atau Garut dengan kenaikan sebesar 14,09%. Tidak hanya itu, arus sebaliknya menuju Jakarta pun meningkat 11,46%. Sementara itu, gerbang keluar GT Pasteur yang menuju jantung Kota Bandung mencatat 36.638 kendaraan, membuktikan bahwa Bandung tetap menjadi destinasi "top of mind" untuk libur Natal tahun ini.
Ada hal menarik pada pola mudik tahun ini. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di lingkungan pemerintahan dan berbagai sektor sangat memengaruhi pola mobilitas masyarakat. WFA membuat orang lebih fleksibel dalam menentukan waktu keberangkatan.
Jasa Marga memproyeksikan puncak arus keluar Jakarta justru baru akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Jadi, jika Anda berpikir hari ini adalah puncaknya, Anda salah besar. Besok diprediksi akan jauh lebih padat. Inilah saatnya Anda mengatur ulang strategi waktu keberangkatan agar tidak terjebak dalam puncak kepadatan yang melelahkan.
Jasa Marga berkomitmen memberikan layanan prima, namun kenyamanan perjalanan juga ada di tangan Anda. Sebelum menginjak pedal gas, perhatikan beberapa imbauan penting berikut ini:
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id