Ragam . 19/12/2025, 20:51 WIB

Arus Mudik Nataru 2025 Meledak! H-7 Natal, Ratusan Ribu Kendaraan Mulai Serbu Jawa Barat

Penulis : Sigit Nugroho
Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Siap-siap libur panjang! Kabar terbaru dari aspal jalan tol menunjukkan gelombang besar pemudik sudah mulai bergerak. Jangan sampai kamu terjebak macet horor karena meremehkan arus lalu lintas. Data Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan di wilayah Jabotabek dan Jawa Barat tepat pada H-7 Natal 2025 atau 18 Desember 2025 kemarin.

Fenomena libur akhir tahun kali ini memang terasa berbeda. Antusiasme masyarakat untuk pulang kampung atau sekadar staycation membuat gerbang-gerbang tol utama mulai menunjukkan warna merah di peta navigasi. Bagi kamu yang masih merencanakan keberangkatan, sebaiknya simak baik-baik angka-angka di bawah ini agar tidak "zonk" saat masuk tol.

Data Lonjakan Kendaraan di Gerbang Tol Utama Jabodetabek

Total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Bandara Soekarno-Hatta, Puncak, hingga Sukabumi mencapai 153.920 unit. Angka ini naik tajam sekitar 7,86% jika kita bandingkan dengan kondisi normal yang biasanya hanya 142.707 kendaraan. Berikut rincian Gerbang Tol (GT) yang paling sibuk:

  • GT Cengkareng: Sebanyak 84.241 kendaraan memadati jalur arah Bandara Soekarno-Hatta, naik 5,96% dari biasanya.
  • GT Benda Utama: Jalur arah Tangerang ini mencatat kenaikan paling gila-gilaan, yakni melonjak 17,02% dengan total 32.315 kendaraan.
  • GT Ciawi 1: Destinasi favorit Puncak Bogor tidak mau kalah dengan mencatat 37.364 kendaraan, meningkat 4,98% dari hari biasa.

Peningkatan di GT Benda Utama menjadi sinyal kuat bahwa pergerakan logistik dan mobilisasi warga di barat Jakarta sedang sangat tinggi. Jadi, kalau kamu berencana lewat jalur ini, pastikan berangkat lebih awal!

Jawa Barat Mulai Padat, Kota Bandung Jadi Magnet Wisatawan

Bergeser ke wilayah Jawa Barat, situasinya jauh lebih menantang. Tercatat ada 130.821 kendaraan yang wara-wiri di ruas tol Padaleunyi. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 12,57% terhadap lalu lintas normal. Bandung dan sekitarnya jelas masih menjadi primadona liburan Nataru 2025.

Di GT Cileunyi, kendaraan dari arah Rancaekek atau Garut menuju Bandung/Jakarta meningkat 9,53%. Sebaliknya, arus dari arah Bandung menuju Garut juga naik 9,01%. Sementara itu, di GT Pasteur, volume kendaraan yang masuk menuju Kota Bandung melonjak 8,54%. Ini artinya, hotel-hotel di Bandung mungkin sudah mulai penuh oleh para pelancong dari Jakarta.

Waspada Puncak Arus Keluar Nataru Sabtu 20 Desember!

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, memberikan peringatan keras alias warning bagi seluruh pengguna jalan. Jasa Marga memprediksi puncak arus keluar libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 jatuh pada Sabtu, 20 Desember 2025. "Hindari perjalanan di waktu puncak tersebut untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik favorit," tegas Rivan.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru sudah menyiapkan layanan prima mulai dari sisi operasi hingga transaksi. Namun, kelancaran tetap ada di tangan kamu sebagai pengendara. Jasa Marga sangat menyarankan masyarakat untuk mengunduh aplikasi Travoy guna memantau CCTV real-time dan merencanakan rute alternatif sebelum terjebak kemacetan.

Tips Anti Gagal Mudik Nataru 2025

Agar perjalananmu aman dan tenang, perhatikan hal-hal teknis berikut ini:

  1. Cek Kendaraan: Pastikan ban, mesin, dan rem dalam kondisi prima.
  2. Saldo E-Toll: Jangan sampai memalukan di gerbang tol karena saldo habis. Gunakan satu kartu yang sama untuk masuk dan keluar, terutama di sistem tertutup seperti Tol Cipularang dan Padaleunyi.
  3. Isi BBM Full: Jangan spekulasi menunggu sampai rest area berikutnya yang mungkin sudah penuh.
  4. Kondisi Fisik: Istirahat yang cukup sebelum menyetir jarak jauh.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id