Catatan Dahlan Iskan . 07/12/2025, 06:42 WIB

Tenda Perusuh

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

Sebenarnya ada Rumah Manado di DIC Farm. Saya membelinya dari Manado. Lalu dirangkai di lokasi. Perusuh Disway wanita rasanya tinggal di situ. Di lantai duanya.

Lalu ada satu bangunan sederhana lainnya: Rumah Bambu. Itulah rumah yang terbuat dari bambu. Hanya tiang utama dan atapnya yang bukan bambu. Di kebun ini memang banyak tanaman bambu. Sekeliling kebun dibentengi rimbunan bambu. Jalan masuk ke komplek ini pun berupa 'lorong bambu'.

Kalau hujan terlalu lebat, sebagian bisa tidur di Rumah Bambu ini. Yang kalau pintu belakangnya dibuka bisa melihat sungai yang aliran airnya menggemuruh.

Di depan Rumah Gedhek, baru saja selesai dibangun Plaza Pakua. Lalu di bawah Rumah Bambu ada Plaza Tepi Sawah. Di belakang Rumah Gedhek ada Plaza Yuan --karena bentuknya melingkar.

--

Begitu memasuki DIC Farm saya mendongak ke langit: kalau saja langit tidak mendung bulan purnama akan terlihat sedang menor-menornya. Ini malam purnama! Malam birahi. Yakni saat birahi lagi memuncak --termasuk birahi kambing-kambing yang ada di kandang dekat Rumah Gedhek.(Dahlan Iskan)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id