Ragam . 21/11/2025, 10:01 WIB

Brand Lokal Indonesia Diprediksi Mendunia di 2026, Ekspor Non-Migas Dibidik Tembus US$300 Miliar

Penulis : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Menjelang tahun 2026, peluang brand-brand lokal Indonesia untuk menembus pasar internasional semakin terbuka lebar. Vice President Infovesta Kapital Advisori, Wawan Hendrayana, menegaskan bahwa momentum ekonomi yang solid, dorongan hilirisasi komoditas, serta percepatan digitalisasi menjadi pintu besar bagi merek-merek Tanah Air untuk naik kelas menjadi pemain global.

Bahkan, pemerintah menargetkan kontribusi ekspor non-migas tembus di atas US$300 miliar di 2026, angka yang dinilai realistis bila reputasi brand lokal mampu dijaga dengan baik.

Merek Lokal Jadi Motor Baru

Dalam rentang Januari–September 2025, ekspor non-migas telah mencapai US$195,4 miliar  tumbuh 6,8 persen year on year menurut data Kementerian Perdagangan.

Kinerja positif ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menguasai pasar global, terutama dengan dorongan hilirisasi yang tengah digenjot pemerintah.

Adapun sektor yang diproyeksikan menjadi tulang punggung ekspor non-migas 2026 meliputi:

Pasar utama masih didominasi Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Tiongkok, tetapi pasar non-tradisional seperti Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah mulai menunjukkan pertumbuhan dua digit. Hal ini tidak lepas dari semakin banyaknya perjanjian perdagangan bebas (FTA) yang dibuka pemerintah.

Kunci Emas untuk Menembus Pasar Global

Namun, Wawan mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan satu-satunya modal penting. Reputasi brand lokal menjadi faktor penentu diterima atau tidaknya produk Indonesia di luar negeri.

Saat ini konsumen global jauh lebih selektif. Mereka tidak hanya fokus pada kualitas atau harga, tetapi juga:

  • Cerita di balik brand

  • Sustainability

  • Etika produksi

  • Kepatuhan terhadap standar ESG (Environmental, Social, Governance)

Negara importir pun makin ketat. Perusahaan yang tidak memenuhi standar ESG dapat langsung kehilangan akses pasar.

Contoh kasus biasa terjadi pada perusahaan yang terjerat masalah lingkungan atau isu tenaga kerja. Di era digital, reputasi yang buruk sangat cepat menyebar dan langsung berdampak pada permintaan global.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id