“Aparat penegak hukum bisa menggabungkan penyelidikan perkara judi online dengan TPPU agar pelaku bisa dijerat lebih berat,” jelasnya.
Sementara itu, PPATK memiliki tugas penting untuk mendeteksi dan menghentikan transaksi mencurigakan, terutama rekening yang terindikasi menampung dana hasil perjudian online.
Dengan kolaborasi yang lebih kuat, Yusril optimistis pemberantasan judi online di Indonesia bisa berjalan efektif. Ia mengajak seluruh lembaga hukum, keuangan, dan pemerintah daerah untuk turut aktif melakukan edukasi serta deteksi dini terhadap praktik perjudian daring.
“Kalau sinergi ini berjalan dengan baik, bukan tidak mungkin kita bisa menutup ruang gerak bandar judi online lintas negara,” ucap Yusril penuh keyakinan.