Tahun ini, sebanyak 200 perguruan tinggi dari enam negara berpartisipasi, dengan penilaian mencakup kualitas pengajaran, riset, reputasi akademik, hingga keterlibatan mahasiswa.
“Tujuan utamanya memberikan tolok ukur independen bagi mahasiswa dan pemangku kepentingan dalam menilai mutu perguruan tinggi,” katanya.