Program pemberdayaan ini secara khusus mendukung poin 8 tentang pertumbuhan ekonomi inklusif, poin 9 mengenai inovasi dan penguatan industri lokal, serta poin 12 tentang pola konsumsi dan produksi berkelanjutan.
Selain partisipasi pameran, Hutama Karya juga melakukan pendampingan komprehensif mulai dari pelatihan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga strategi pemasaran digital untuk mempersiapkan UMKM binaan bersaing di tingkat global.
“Kami percaya bahwa kerajinan bukan hanya produk, melainkan identitas bangsa yang harus terus relevan dan berdaya saing. Terima kasih kepada seluruh UMKM binaan, pengunjung, dan penyelenggara yang telah mendukung semangat kemajuan para pelaku UMKM Indonesia,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.