Menjaga Energi, Menjaga Kepercayaan
Pada akhirnya, BBM bukan sekadar komoditas. Ia adalah denyut nadi mobilitas, ekonomi, bahkan stabilitas sosial. Setiap kebijakan yang menyangkut BBM harus ditempatkan dalam bingkai kepentingan publik yang lebih luas.
Pemerintah boleh saja menegaskan bahwa energi harus dikuasai negara sebagaimana amanat UUD 1945. Tetapi penguasaan negara tidak berarti menutup persaingan sehat atau mengorbankan kepentingan rakyat banyak. Justru, keberadaan swasta dapat memperkuat ketahanan energi dengan memberikan alternatif dan mendorong efisiensi.
Kelangkaan BBM di SPBU swasta seharusnya menjadi alarm keras. Bukan sekadar tentang pasokan yang menipis, tetapi tentang tata kelola yang rapuh, komunikasi yang gagap, dan kebijakan yang gamang. Jika tidak segera diperbaiki, bukan hanya citra Pertamina yang runtuh, melainkan juga kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam mengelola energi nasional. (*)