Catatan Dahlan Iskan . 18/09/2025, 06:00 WIB

Cicilan Kedua

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Rasanya Presiden Prabowo ingin main aman. Djamari sangat senior. Usianya sudah 76 tahun. Ia tidak akan canggung menghadapi jenderal-jenderal yang lebih muda. Saya yakin Djamari sendiri tidak pernah bermimpi bahwa kemudian akan menjabat menko di hari tuanya.

Yang juga menarik adalah penunjukan Mohamad Qodari sebagai kepala staf presiden. Relatif muda. Orang pergerakan. Intelektual. Mungkin Qodari akan mendapat tanggung jawab sebagai pemegang dashboard kepresidenan.

Begitu krusial masalah pemegang dashboard itu. Selama ini publik tidak tahu siapa sebenarnya pemegang ''delivery office'' Presiden.

Dari reshuffle cicilan kedua membuktikan ''kubu'' PDI Perjuangan hilang sama sekali dari kabinet. Golkar juga kehilangan satu kursi: Kemenpora.

Kabinet Merah Putih terlihat ''kian Gerindra''.

Mungkin masih ada reshuffle cicilan ketiga. Bahkan keempat. Bagi yang kemrungsung ingin jadi menteri masih ada harapan di cicilan kelima. (Dahlan Iskan)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id