Kasus GERD di Indonesia Meningkat Drastis, Gaya Hidup Jadi Biang Kerok!

fin.co.id - 14/08/2025, 20:14 WIB

Kasus GERD di Indonesia Meningkat Drastis, Gaya Hidup Jadi Biang Kerok!

Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP

Apa Itu GERD dan Bahayanya?

GERD merupakan penyakit ketika terjadi aliran balik (reflux) dari isi lambung ke kerongkongan (esofagus). Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi terbakar di dada atau ulu hati, rasa asam di mulut, mual, hingga batuk kronis. Jika tidak ditangani dengan benar, peradangan yang terjadi pada kerongkongan bisa berujung pada komplikasi serius.

Bagaimana Mencegah GERD?

Meski menakutkan, GERD sebenarnya bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak seperti steak, keju, dan cokelat.
  • Menghindari konsumsi alkohol berlebihan.
  • Berhenti merokok.
  • Mengendalikan stres dengan olahraga rutin dan relaksasi.
  • Menerapkan pola makan seimbang dengan porsi yang teratur.

Kesimpulan

Peningkatan kasus GERD di Indonesia bukan sekadar isu medis, tetapi juga cerminan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin modern dan tidak sehat. Mulai dari pola makan ala Barat, kebiasaan minum alkohol, merokok, hingga kurang bergerak akibat penggunaan gawai, semuanya menjadi faktor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, perubahan perilaku dan kesadaran menjaga kesehatan perlu segera ditingkatkan sebelum masalah GERD semakin meluas di Indonesia. (*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID