Tak hanya itu, teknologi fast charging 90W memungkinkan pengisian hampir penuh dalam waktu sekitar 50 menit.
Menariknya, meski membawa baterai besar, bobot dan ketebalan perangkat tetap nyaman digenggam sebuah kombinasi yang jarang ditemui di smartphone baterai jumbo.
Kamera ZEISS 50MP OIS
Kolaborasi dengan ZEISS menghasilkan kamera utama 50MP dengan OIS, yang mampu menghasilkan foto detail, tajam, dan minim blur.
Teknologi AI membantu mengoptimalkan hasil jepretan, baik di siang terang maupun malam hari.
Namun, kamera depan hanya 8MP yang terbilang standar di kelas harganya. Ketiadaan lensa telefoto juga membuat zoom optik tidak tersedia, sehingga pembesaran gambar hanya mengandalkan digital zoom.
Kekurangan yang Patut Dicatat
Meski kaya fitur, Vivo V50 5G memiliki beberapa keterbatasan:
-
Tanpa slot microSD, sehingga bergantung pada memori internal.
-
Tidak ada jack audio 3,5 mm, memerlukan TWS atau adapter.
-
Funtouch OS 15 masih membawa cukup banyak bloatware.
-
Chipset sama seperti pendahulunya (Vivo V30 5G), terasa kurang inovatif di sisi performa.
Harga Vivo V50 5G (Agustus 2025)
-
8/256 GB: Rp5.999.000
-
12/256 GB: Rp6.499.000
-
12/512 GB: Rp7.499.000
Pesaing di Segmen Harga Serupa
Vivo V50 5G berhadapan dengan beberapa rival kuat, seperti:
-
POCO F7 – unggul di performa gaming.
-
Samsung Galaxy A56 5G – unggul pada ekosistem dan kamera.
-
OPPO Reno13 5G – unggul di desain tipis dan kamera selfie.