"Petugas ada, dan saya pastikan jaga malam selalu tiga orang. Mungkin saat itu sedang observasi pasien lain," ujarnya.
Menurut Bahrum, ketersediaan obat di puskesmas mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga tidak semua jenis obat dapat diberikan langsung.
Permintaan Maaf dan Evaluasi Layanan
Meski membantah beberapa pernyataan dalam video tersebut, dr. Bahrum tetap menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga pasien. Ia mengakui bahwa pelayanan di puskesmas memiliki keterbatasan, khususnya terkait ketersediaan obat.
"Semua pelayanan punya keterbatasan. Kami akan terus perbaiki agar kejadian serupa tak terulang. Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada miskomunikasi," pungkasnya.